Pasific Pos.com
Headline Olahraga PON Papua 2021

PON XX Papua Sudah Didepan Mata, Seragam dan ID Card Panpel Dayung Hingga Kini Belum Diserahkan

Ketua Pengprov PODSI Papua, Jansen Monim, ST, MM dan juga sebagai Ketua Panpel Dayung PON XX Papua, Jansen Monim, ST, MM. saat memberikan keterangan pers disalah satu Caffe yang ada di Entrop, Kota Jayapura, Sabtu (25/09). foto Tiara.

Jayapura – Meski penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tinggal menghitung hari, namun hingga saat ini, seragam maupun ID Card untuk Panitia Pelaksana (Panpel) Cabang Olahraga Dayung pada PON XX Papua, belum diserahkan.

Padahal, untuk Cabor Dayung PON XX Papua ini, sudah melakukan tes event, di Venue Dayung, Holtekamp, Kota Jayapura, Sabtu, 25 September 2021.

Bahkan, tidak hanya itu, konsumsi untuk Juri dan TD dengan jumlah 53 orang serta 129 orang yang terlibat dalam Panpel Dayung, terlambat mendapatkan makanan, dan hampir 3 jam lebih, baru mereka mendapat makanan.

“Persiapan dalam penyelenggaraan pertandingan pada Cabor Dayung masih banyak kekurangan, khususnya untuk administrasi. Sampai hari ini, ID Card dan seragam Panpel belum ada sampai hari ini,” ungkap Ketua Pengprov PODSI Papua, Jansen Monim, ST, MM kepada wartawan usai test event.

Selain itu juga lanjut, Jansen Monim, untuk makan bagi juri, TD dan panpel hampir 3 jam belum diberikan. Hanya saja untuk atlet, memang konsumsi tidak diurus oleh Panpel.

“Jadi test event ini, hari ini dan besok sudah berjalan. Sudah test event, tapi kita tunggu makan sampai detik ini, sudah pukul 14.48 WIT belum ada makanan lagi,” bebernya.

Namun, sekitar pukul 15.00 WIT, konsumsi atau makan untuk juri, TD dan panpel baru tiba di Venue Dayung.

“Tapi, ini saya baru dapat laporan bahwa makan sudah datang, hanya saja juri sudah keburu lapar,” ujar Jansen Monim.

Hal yang sama juga diungkap Yansen Monim, bahwa konsumsi atau makanan untuk juri pada Jumat, 24 September 2021, hingga pukul 24.00 WIT, belum juga mendapatkan makan atau belum diantar.

Padahal, tandas Jansen Monim yang juga sebagai Anggota Komisi IV DPR Papua, pelaksanaan pertandingan Cabor Dayung pada PON XX Papua ini, sudah didepan mata, dan ini bukan kejuaraan nasional.

“Mestinya semua harus siap, apalagi PON XX Papua sudah ditunda 1 tahun, namun sampai sekarang belum siap – siap juga. Coba PON ini dilakukan pada tahun 2020 lalu, mungkin tidak jadi di Papua, karena amburadul sebab fasilitas pendukung banyak yang belum siap sampai hari ini,” cetusnya.

Yang jelas, kata Jansen Monim, untuk perlengkapan administrasi belum diberikan, termasuk tribun dan tenda juga baru dipasang.

Kendati demikian, Jansen Monim mengaku sudah menyampaikan hal tersebut ke Sub PB PON XX Papua Kota Jayapura, termasuk langsung menghubungi Ketua Harian PB PON XX Papua mengenai permasalahan yang dihadapi saat ini.

“Tapi barusan, pak Ketua Harian sudah menerima masukan itu,” kata Jansen Monim usai menerima telepon dari Ketua Harian PB PON XX Papua. (Tiara).