Pasific Pos.com
Kriminal

Polsek Sentani Tangkap Penadah Motor Hasil Pencurian

SENTANI – Tim Paniki Polsek Sentani Kota yang dipimpin Ipda. Agus Patang, menangkap pelaku KS (25) selaku penadah motor hasil curanmor beserta 1 unit sepeda motor hasil curanmornya. Rabu (31/01/18).

Kronologis penangkapan berawal dari salah satu anggota tim Paniki mendapat informasi terkait dengan hilangnya sepeda motor milik korban Sabaria (23) honorer di RS. Dok II Jayapura, jenis Honda Vario PA 5164 RM yang hilang melalui anggota Polri yang berdinas di Nabire saat memposting foto sepeda motor tersebut lewat grup Whatsapp. Kemudian pada hari Rabu tanggal 31 Januari 2018 sekitar pukul 14.10 Wit, salah satu anggota tim Paniki melintas di jalan Tabita Sentani dan melihat bahwa ada sepeda motor yang melintas dengan ciri-ciri seperti sepeda motor milik korban yang diposting di Grup Whatsapp tersebut.

Selanjutnya anggota tim Paniki melakukan pembuntutan dan mengarah ke kampus Stikes Sentani, dan setelah itu anggota tim Paniki memberikan informasi tersebut kepada Aipda Agus Patang selaku Kepala tim Paniki dan langsung direspon dengan mendatangi kampus Stikes Sentani bersama anggotanya.

Sesampainya di kampus, tim Paniki melakukan pemeriksaan dan pencocokan nomor rangka dan mesin motor tersebut dengan data sepeda motor korban yang hilang dan diketahui bahwa sepeda motor tersebut betul milik korban sehingga pengendara sepeda motor tersebut beserta barang bukti dibawa ke Mapolsek Sentani Kota guna pengembangan dan proses lebih lanjut.

Kapolres Jayapura AKBP Victor D. Mackbon, SH., SIK., MH., M.Si melalui Kapolsek Sentani Kota Kompol Hakim Sode, SH., MH mengatakan dari pengakuan pelaku penadah sepeda motor curanmor KS (25) bahwa sepeda motor tersebut dibeli dari salah satu masyarakat berinisial DW seharga Rp. 1.500.000,- (Satu juta lima ratus ribu).

“Dimana transaksi pembayaran dilakukan di rumah sakit Dok 2 Jayapura pada hari Minggu tanggal 28 Januari 2018 sekitar pukul 07.00 Wit,” katanya.
Kapolsek menambahkan, setelah anggotanya melakukan kordinasi dengan penyidik Polresta Jayapura, sebelumnya telah ada laporan dari korban, pada tanggal 29 Januari 2018.

“Sehingga  pelaku penadah dan 1 unit motor tersebut kami serahkan sepenuhnya untuk di proses di Polresta Jayapura,” beber Hakim.