Pasific Pos.com
Kriminal

Polisi Usut Kasus Viral Pengeroyokan di BTN Purwodadi

SENTANI – Polres Jayapura mendalami kasus sekelompok warga yang melakukan pengeroyokan terhadap pengendara motor yang berboncengan seperti dalam video viral di media sosial (Medsos) sejak 1 Maret 2018 lalu.

Dalam video berdurasi 1 menit 16 detik yang diunggah di salah satu grup Facebook (fb) oleh salah seorang pemilik akun Facebook (fb) bernama Rambo Jamback itu terlihat sekelompok warga yang berjumlah 8 orang atau 10 orang menyerang pengendara motor yang berboncengan itu diketahui sebagai kurir sedang melintas di BTN Purwodadi, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura.

Pengendara motor yang berboncengan itu berhenti, untuk menanyakan sebuah alamat kepada sekelompok warga yang sedang berada di pinggir jalan di sekitar Kompleks Perumahan BTN Purwodadi. Namun tanpa alasan yang jelas, kedua korban langsung dikeroyok oleh sekelompok warga dan bahkan keduanya dikejar dengan senjata tajam (Sajam).

“Itu akan dilakukan pendalaman oleh kami Polres Jayapura terhadap pelaku-pelaku yang terekam oleh kamera video yang viral tersebut. Lokasinya sudah jelas di BTN Purwodadi, dan saat ini kita sudah periksa 3 orang saksi. Para pelaku akan dikenakan Pasal 351 tentang Penganiayaan,” kata Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, kepada wartawan, di Grand Allison Hotel, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (5/3/18) siang.

Kapolres Victor menuturkan, kedua korban telah melakukan visum. “Jadi, keduanya sudah melakukan visum dan kita minta kedua korban itu segera membuat laporan polisi. Sehingga kami bisa melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara untuk para pelakunya siapa saja itu, juga masih dalam penyelidikan,” tandasnya.