Polda Papua Dalami Kericuhan Persipura vs Adhyaksa FC, 14 Orang Diperiksa

Jayapura – Aparat gabungan dari Satuan Reserse Kriminal Polres Jayapura bersama Tim Inafis Polda Papua melakukan identifikasi dan penyelidikan maraton terkait kericuhan pasca pertandingan sepak bola antara Persipura Jayapura versus Adhyaksa FC, Jumat, 8 Mei 2026.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, dalam proses identifikasi tersebut, tercatat sebanyak 10 personel kepolisian mengalami luka-luka, termasuk Kapolres Jayapura.

“Satu personel di antaranya masih menjalani perawatan medis. Selain itu, terdapat satu warga sipil yang juga dilaporkan menjadi korban luka,” kata Kabid Humas, Sabtu, 9 Mei 2026.

Cahyo Sukarnito mengungkapkan, 14 orang telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan dan pendalaman di Mapolres Jayapura terkait dugaan keterlibat dalam kericuhan tersebut
Dari hasil pendataan sementara, sebanyak 27 unit sepeda motor dilaporkan hilang di lokasi kejadian.

Selain itu, sebut Kabid Humas, tiga unit kendaraan operasional Polri roda enam dilaporkan dibakar massa, termasuk satu unit ambulans Tim Kesehatan Lapangan (Keslap) Sat Brimob Polda Papua.

“Kendaraan operasional milik Polres Jayapura dan Polda Papua yang berada di lokasi juga masih dalam proses pendataan dan koordinasi lebih lanjut. Untuk kendaraan roda empat, tercatat sebanyak 25 unit mengalami kerusakan berat maupun terbakar,” jelasnya.

Cahyo Sukarnito bilang, kerusakan di area stadion juga mulai teridentifikasi. Sedikitnya terdapat empat titik kerusakan di dalam stadion, termasuk pecahnya sejumlah kaca di area aquatik dan ruang kontrol stadion.

Dia menegaskan, fokus utama saat ini adalah memulihkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di Kabupaten Jayapura.

Pihaknya pun memastikan proses penegakan hukum tetap dilakukan terhadap dugaan tindak pidana yang terjadi dalam insiden tersebut.

“Saat ini kami masih mengumpulkan alat bukti, termasuk keterangan dari pihak-pihak yang diamankan maupun para saksi. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan kembali,” ujarnya.

Terkait isu penjarahan, Cahyo Sukarnito menyebut, hingga kini belum menerima laporan resmi. (Sari)

Related posts

Terkait Dana Otsus Papua, Presiden Minta para Kepala Daerah Bertanggung Jawab

Fani

Striker Argentina Gabung PSBS Biak

Bams

Menderita Kanker Eltinus Omaleng Narapidana Korupsi Izin Berobat ke Jakarta

Fani

Kemenag Papua Tanggapi Akun Palsu Bantuan Dana Pembangunan

Fani

Telkom Berhasil Pulihkan SKKL Ruas Sorong-Merauke

Fani

Satgas Yonif 512/QY Temukan Ladang Ganja Seluas 5.000 Meter Persegi Diduga Jadi Sumber Pendanaan OPM

Fani

Leave a Comment