Pasific Pos.com
Papua Selatan

PLN Sosialisasikan Listrik Pra Bayar

MERAUKE,-Jajaran PLN Area Merauke bersama PLN Wilayah Papua dan Papua Barat belum lama ini mensosialisasikan penerapan listrik pra bayar kepada sejumlah pelanggan yang dikemas pada acara temu pelanggan sekaligus peresmian Gelis Alalam Sai. Selain menyimak penjelasan, pelanggan juga diberi

kesempatan untuk bertanya serta menjawab beberapa pertanyaaan pihak PLN dan langsung diberikan hadiah door prize. Acara temu pelanggan tersebut menjadi sarana bagi PLN dan para pelanggan untuk berdiskusi tentang segala hal yang terkait dengan layanan PLN selama ini.
Khusus untuk sosialisasi sistim pra bayar disampaikan langsung oleh Asisten Enginering Pengendalian Susut dan PJU PLN Area Merauke, Agapitus S.Yattoran yang menegaskan bahwa diluncurkannya listrik pra bayar tentunya bukan tanpa sebab. Dengan pra bayar maka tidak ada lagi kesalahan dalam    pencatatan meter dan pelanggan juga bisa lebih hemat. Jadi kendali akan berada di pihak pelanggan karena dapat menentukan sendiri besar listrik yang akan digunakan. Dalam hal ini jika digunakan sesuai dengan peruntukan maka akan lebih hemat.
Selain itu dengan menggunakan meter pra bayar pelanggan tidak dikenakan biaya beban lagi dan bebas sanksi pemutusan. Kecuali jika diketahui ada penyalahgunaan tenaga listrik barulah pemutusan bisa dilakukan. Selain itu pelanggan akan lebih terbebas dari segi privasi karena tidak direpotkan dengan petugas yang datang untuk mencatat meter. Ia menambahkan, meter pra bayar juga dilengkapi dengan infra red di mana warna hijau untuk menandakan bahwa pulsa listrik pra bayar milik pelanggan masih tersedia cukup banyak dan jika berwarna merah itu pertanda pemakaian listrik semakin banyak.
Sedangkan warna kuning menandakan ada masalah (abnormal) di dalam rumah atau ada tindakan penyalahgunaan. Lebih lanjut dijelaskan, untuk rumah-rumah sewa disarankan menggunakan listrik pra bayar sehingga tidak merugikan pemilik rumah sewa yang bersangkutan. Hal ini penting diperhatikan agar jangan sampai ada penyewa yang pergi begitu saja dengan meninggalkan tunggakan listrik. Akhirnya pemilik rumah sewa yang harus melunasi tunggakan tersebut. (Istya Sari Utami)