Pasific Pos.com
Headline Papua Barat

PLN dan 2 Instansi Ini Sepakat Selesaikan Persoalan Listrik di Sumuri

Foto bersama usai pertemuan tiga instansi terkait permasalahan listrik di Kampung Saengga dan Tanah Merah Baru, Distrik Sumuri, Kabupaten Teluk Bintuni. (Foto : Istimewa)

Teluk Bintuni – Menindaklanjuti padamnya listrik di Kampung Saengga dan Tanah Merah Baru, Distrik Sumuri yang sudah terjadi hampir satu bulan lamanya, Pemerintah Daerah bersama PLN dan pihak BP Tangguh menyepakati akan menyelesaikan permasalahan tersebut di kampung yang bersebelahan dengan perusahaan raksasa LNG Tangguh.

Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw usai melakukan pertemuan bersama dengan PLN dan BP Tangguh, menuturkan, tim terpadu antara PLN, BP Tangguh sertaPemda akan turun melihat situasi di sana.

“Saya sampaikan kepada warga Saengga dan Tanah Merah Baru, bahwa tanggal 18 November besok tim terpadu antara PLN, BP dan Pemda akan turun melihat situasi di sana. Saya berharap masyarakat tidak terlalu khawatir apalagi membuat aksi, biasa-biasa saja karena pasti kami akan tangani, PLN sudah menyampaikan sikap dan tekad untuk memperbaiki apa yang terjadi di sana,” ujar Kasihiw usai pertemuan di kantor Bupati SP 3 Distrik Manimeri, Rabu (17/11/2021).

Bupati mengatakan selama ini, BP, PLN dan Pemda merupakan mitra, sehingga apa yang menjadi tugas bersama terkait pelayanan kelistrikan akan diperbaiki dari waktu ke waktu, karena ada aturan-aturan yang harus dipedomani.

“Mungkin hari ini masyarakat masih merasa belum terlayani dengan baik, kami mhon maaf, tapi dari waktu ke waktu akan terus kami perbaiki,” ujar Kasihiw.

Sementara itu, Manager UP3 PLN Manokwari Robert Rumsaur mengatakan, timnya akan turun ke lapangan untuk segera memperbaiki jaringan yang ada dan menormalkan sistem di lapangan, sehingga listrik bisa kembali menerangi warga dua kampung ini.

“Tadi kita sudah sepakat untuk hal-hal regulasi dan lainnya akan kami bicarakan, kemudian yang pasti, teknis penyelesaian listrik di lapangan harus segera kami lakukan,” ujarnya.

Manager ULP PLN Teluk Bintuni Alfonso Hasian menjelaskan, terkait status pelanggan masyarakat, masih akan dilakukan pembahasan kembali pada 24 November 2021 mendatang di Manokwari bersama PLN, Pemda serta BP Teluk Bintuni. (Red)