Pasific Pos.com
Lintas Daerah

Pjs Bupati Waropen Resmikan Gedung GPDI Jemaat Ebenheizer Botawa

Peresmian-GPDI-Botawa-01
Pjs Bupati Waropen Muhammad Musaad disambut dengan tarian adat saat tiba di lokasi GPDI jemaat Ebenheizer Kampung Botawa

Waropen- Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Waropen DR.Drs Mumammad Musaad, M.Si meresmikan Gedung Baru Gereja Pentakosta di Indonesia (GPDI) jemaat Ebenheizer di kampung Botawa Distrik Oudate, Pada Sabtu 24/10/20).

Pjs Bupati Waropen hadir bersama Wakapolres Waropen, Kompol Mathen Malite, dan diampingi Asisten I Pemerintahan Jaelani,AP, Msi, Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Waropen Michael Rumabar.

Prosesi peresmian, Pjs Bupati Waropen melakukan gunting Pita dan buka selubung papan nama, serta dilanjutkan dengan penyerahan kunci gedung Gereja pleh panitia pembangunan ke Gembala Jemaat menandakan peresmian gedung yang sudah dinantikan selama 15 tahun tersebut, akhirnya secara resmi dapat dipergunakan untuk Beribadah.

Dalam Sambutan, Pjs Bupati menyampaikan, Peresmian Gereja GPDI Ebenheizer menjadi sejarah baru baginya karena sebagai pejabat baru di Kabupaten Waropen, dapat menyaksikan dan meresmikan, dikatakan, ini bukan hanya kebetulan tetapi semua yang terjadi sudah di rencakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Kesempatan itu, Musaad menyampaikan apresisasi kepada Panitia Pembangunan karena pembangunan tersebut dapat selesai setelah 15 tahun, namun dari ukuran waktu lama pembangunannya menurut Pjs Bupati cukup lama yang seharusnya bisa selesai apabila semua pihak berperan dalam mendukung dan mensukseskan pembangunan gereja ini.

“15 tahun, dalam ukuran kita itu terlalu lama sebenarnya, karena pembangunan gereja bukan hanya kepentingan Panitia pembangunan, Kepentingan Umat, Kepentingan Pemerintah, Tetapi Pembangunan gereja adalah Perintah dari Tuhan Yang Maha Kuasa”.

Ia berharap, Gereja yang merupakan ujung tombak untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang berkualitas, sehingga gereja harus tampil menjadi pioner dan juga pelopor dalam membina serta menkomunikasikan dan memastikan umatnya tau dan berupaya untuk meningkatkan kualitas hidupnya, karena menurutnya untuk sampai pada Kualitas Hidup harus mempunyai Iman dan Takwa kepada Tuhan, Kualitas Ilmu Pengetahuan, Kualitas kerja, dan yang terakhir kualitas karya. Tutup Musaad.

Artikel Terkait

Hari Pahlawan 10 November 2021, Pemda Waropen Isi Hasil Perjuangan Dengan Pembangunan

Afrans

29 KPK, Bamuskam dan TP PKK di Waropen Ikuti Bimtek

Afrans

Pimpin Apel, Wabub Lamek Maniagasi Kesal dan Sedih

Afrans

Program Palapa Ring 4G Hadir di Waropen

Afrans

Gerappelin Di Pulau Nau, 40 Kantong Sampah Terkumpul

Afrans

Bersih-Bersih Kali, GERPALIN Waropen Kumpulkan 40 Karung Sampah Plastik

Afrans

Layanan Vaksinasi di Aula Polres Waropen Ramai Didatangi Warga

Afrans

Fraksi – Fraksi DPRD Waropen Setujui Raperda APBD TA 2021

Afrans

APBD Terlambat, Ini Penyebabnya

Afrans