Pasific Pos.com
Papua Barat

Pimpinan OPD Diingatkan Tidak Seenakanya Tambah Tenaga Honorer

Ransiki,TP – Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari Selatan (Mansel) diingatkan tidak seenaknya menerima tenaga honorer.

Hal itu ditegaskan Bupati Mansel, Markus Waran, yang melihat jumlah tenaga kontrak semakin bertambah.

“Sekretaris daerah agar setiap OPD sesuai dengan jumlah kehadiran yang saya dengar tadi kayaknya semakin hari semakin bertambah. Agar diperhatikan hal itu,” ujar Waran dalam sebuah kesempatan belum lama ini.
Waran bahkan mengancam akan mengeluarkan pejabat yang sembunyi-sembunyi tenaga honorer tanpa sepengetahuannya.

“Ada oknum-oknum pejabat yang menambah, dia akan dikeluarkan karena dia tidak taat perintah. Masukan seenaknya, itu keuangan tambah terus-terus. Sekarang jumlah tenaga honorer delapan puluh naik terus, begitupun SKPD yang lain,” tegas Waran.

Waran menjelaskan, peraturan bupati (Perbup) tentang penerimaan tenaga honorer sudah dikeluarkan.

“Saya minta kalau bisa pemberkasan perlu dicek kembali. Karena di tingkat SKPD ada permainan tertentu,” terang Waran.

Untuk tenaga honorer, Waran mengungkapkan, data Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) belum lengkap, karena dari 883 orang baru 70 orang yang memasukan berkas.

“Perlu ada tinjau yang baik, sehingga nama yang tercantum dalam daftar perlu diperhatikan karena bisa nama yang bersangkutan dalam daftar gaji ada sementara yang bersangkutan selama ini tidak perna kerja atau sedang melaksanakan pendidikan di luar papua. [CR35-R4]