Pasific Pos.com
Papua Barat

Pimpinan KSOP Manokwari Ingatkan Bawahan Kerja Sesuai Aturan

Manokwari, TP – Sejak Kepala KSOP Manokwari terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli, pimpinan KSOP Manokwari mewanti-wanti bawahan agar tidak tersangkut kasus yang sama.  Salah satu caranya adalah selalu mengingatkan bawahan untuk bekerja sesuai aturan yang berlaku.

Hal itu ditegaskan Plt Kepala KSOP Manokwari, Iriande Komendong di kantornya, kemarin.

“Mengantisipasi terulangnya staf KSOP yang terkena OTT, saya ingatkan harus berjalan sesuai aturan dan sungguh-sungguh karena tidak ada kompromi supaya semua bisa aman,” ujarnya.

Setelah OTT kepala KSOP, menurut dia, pelayanan di kantornya tetap berjalan seperti biasa. Tidak ada gangguan dalam pelayanan. “Arahan dari pusat kita jalan seperti biasa,” akunya seraya menambahkan bahwa dirinya ditunjuk seagai Plt Kepala KSOP Manokwari sejak 4 Juli lalu.

Dia juga mengingatkan agar jika ada pihak yang ingin mengurus izin pelayaran, maka harus sesuai mekanisme dan memenuhi semua persyaratan yang ditentukan.

Komendong juga mengakui bahwa pihaknya masih kekurangan SDM. SDM yang ada saat ini hanya 25 orang, sedangkan idealnya harus 75-80 orang.

“Kekurangan ini berdampak pada beban kerja staf, sehingga kadang mereka bekerja tidak hanya 24 jam tapi 48 jam,” tuturnya.

Untuk upaya memenuhi kebutuhan SDM, pihaknya setiap tahun mengajukan penambahan SDM, tapi belum ada realisasi karena mereka juga kurang.

“Di mana-mana kalau pelabuhan pasti kurang,” sebutnya.

Diakui ada tenaga honor, tapi hanya untuk posisi sebagai supir, sekuriti, dan office boy. “Itu saja, tidak ada untuk tenaga strategis,” tukasnya. (CR44)