Pasific Pos.com
Info Papua

Pesawat Air Asia Jemput WNA di Papua Sesuai Prosedur

Air Asia Jemput WNA di Papua
Sebanyak 47 Warga Negara Asing (WNA) diterbangkan menuju Jakarta dari Bandara Sentani Jayapura menggunakan pesawat Air Asia, Kamis (23/4).

JAYAPURA – Sebanyak 47 Warga Negara Asing (WNA) diterbangkan menuju Jakarta dari Bandara Sentani Jayapura menggunakan pesawat Air Asia, Kamis (23/4).

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Reky Ambrauw, S.Sos, M.Si, mengatakan, pesawat Air Asia masuk Papua untuk menjemput warga Amerika sudah sesuai prosedur.

“Semua prosedur dan mekanisem sudah diikuti, yang jelas, Kedubes AS mungkin ingin warganya kembali ke Jakarta dan selanjutnya ke negaranya itu urusan kedubes AS,” ungkap Reky kepada wartawan di Jayapura, Kamis (23/4).

Dikatakan, pesawat Air Asia khusus untuk menjemput warga AS, tidak membawa penumpang.

“Pesawat Air Asia membawa 47 WNA, tapi sebelum meninggalkan Papua mereka terlebih dulu menjalani rapid test,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerja Sama Provinsi Papua, Suzana Wanggai menyatakan, sebenarnya ada 48 WNA, namun satu WNA asal Amerika tidak jadi berangkat karena masih melakukan pelayanan keagamaan.

“hari ini hanya 47 WNA yang berangkat menuju Jakarta,” ujarnya.

Dijelaskannya, 47 WNA berasal dari empat negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, Korea Selatan, dan Jepang. Dari 47 WNA, 35 orang merupakan warga Amerika Serikat.

Keberadaan WNA di Papua, katanya, sebagiannya bekerja sebagai guru di wilayah pedalaman Papua, dan sebagian melakukan pelayanan keagamaan.

Sebelumnya, Pj Sekda Papua Ridwan Rumasukun mengungkapkan, Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Kanada meminta Pemprov Papua membuka jalur penerbangan untuk pemulangan warga negara mereka yang masih berada di Papua.

Setelah ditelaah, akhirnya permintaan tersebut disetujui dengan proses pemeriksaan kesehatan sesuai protokol penanganan corona.

“WNA itu pulang bukan hanya akibat penyebaran Covid-19. Tapi, ada yang dipanggil pulang ke negaranya, karena masa tugas mereka telah berakhir atau untuk perpanjang visa dan surat-surar penting lainnya,” ucapnya.

Artikel Terkait

Bupati se Papua Diminta Terbitkan Perbup Disiplin Protokol Kesehatan

Bams

Pegawai Terpapar Corona, Kantor Bappeda Papua Ditutup

Bams

Kemenkes Turunkan Tim, Pantau penanganan Corona di Papua

Bams

PMI Papua Terus Berupaya Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Bams

Polres Waropen Akan Lebih Pertekat Protkes

Afrans

Tindak Lanjuti Inpres No.6, Pemda Waropen Gelar Rapat Internal

Afrans

Alami Defisit, Proyek Besar di Papua Ditunda

Bams

Pemuda Papua Jadi Agen Perubahan Covid-19

Bams

Kantor Pemerintahan di Papua Harus Bebas Dari Covid-19

Bams