Pasific Pos.com
Papua Barat

Perusahaan Bermasalah Dilarang Mengikuti Lelang Proyek

Manokwari, TP – Kepala Inspektorat Provinsi Papua Barat, Sugiyono menegaskan bagi perusahaan baik itu PT maupun CV yang bermasalah dilarang mengikuti proses lelang pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah provinsi (Pemprov) Papua Barat.

“Kalau mereka mau mengikuti proses lelang, yach mereka harus selesaikan dulu sisa anggaran pekerjaan yang sebelumnya belum dikembalikan,” tukas Sugiyono kepada Tabura Pos di kantor Gubernur Papua Barat, Senin (5/3).

Dirinya menjelaskan, dari sejumlah PT dan CV yang bermasalah ada beberapa yang sudah mengikuti sidang TP-TGR, dan ada pula yang sudah mengembalikan anggaran sisa pekerjaan.

Namun, diungkapkan Sugiyono, masih ada beberapa PT dan CV yang sampai saat ini belum mengembalikan anggaran sisa pekerjaan. “Kita sudah cari mereka tetapi agak sulit, karena ada yang sudah tidak berada pada alamat yang tertera. Tapi tidak apa-apa karena pasti kita berikan sanksi kepada mereka,” jelasnya.

Disinggung pengawasan seperti apa yang akan dilakukan untuk mengantisipasi perusahaan yang bersangkutan mengganti profil agar dapat mengikuti proses lelang, Sugiyono mengaku proses seleksi akan dilakukan lebih selektif.

Dalam pernyataan sebelumnya, Kepala Inspektorat Provinsi Papua Barat, Sugiyono menjelaskan berdasarkan hasil disclaimer, terdapat sisa uang untuk dipertanggungjawabkan (UUPD) pada tahun 2018 yang cukup besar yang harus dikembalikan

Menurutnya, anggaran yang masih tersisa hingga mencapai Rp. 18 miliar, dan yang sudah dikembalikan baru Rp. 4 miliar, untuk itu dirinya meminta UUDP yang belum dikembalikan secepatnya bisa dikembalikan oleh PT maupun CV yang namanya tertera dalam daftar. [BOM-R3]