Pasific Pos.com
Olahraga

Persipura Kehilangan Jati Diri

JAYAPURA,- Nama besar klub Persipura Jayapura seakan hilang di Kompetisi Liga 1 tahun 2018, walaupun posisi “mutiara hitam” saat ini berada di peringkat ke lima dengan 19 poin dari 13 laga.

Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano mengatakan, jati diri Persipura sebagai klub besar tidak nampak dalam beberapa pertandingan ini.

Oleh sebab itu, setelah tim kembali dari Bali ke Jayapura, manajemen bakal melakukan evaluasi tim.

“Ya, kita akan segera melakukan evaluasi, saya mau Persipura kembali bermain seperti tahun-tahun sebelumnya, tim yang ditakuti di liga Indonesia,” tegas Tomi Mano kepada wartawan di Jayapura, Minggu (10/6/2018).

Mano mengaku, sebagus apapun tim bermain kalau tidak mencetak gol itu percuma. Karena, sepak bola itu harus bisa membuat gol dan diakhir pertandingan ada kemenangan. “Untuk apa bermain cantik dengan gaya tiki-taka, kalau hasilnya kita kalah,” ujarnya.

Dikatakan, regenerasi pemain Persipura itu penting, tetapi Pelatih secepatnya memadukan pemain senior dan junior. Untuk itu, dalam evaluasi tim, pihaknya akan mendengar penjelasan pelatih dan manajer, baru akan diambil keputusan.

Dimana, apabila tim membutuhkan pemain belakang, tengah atau striker, maka kita akan bergerak mencari pemain di putaran kedua.

Ditanya soal pelatih fisik? Kata Tomi mengaku, permintaan pelatih akan tangani sendiri. Tetapi saya akan minta manager untuk kita datangkan pelatih fisik. Karena saya melihat Boaz dkk bermasalah di fisik.

“saya akan panggil teman-teman untuk memberikan keterangan terkait hasil evaluasi tim. Karena masyarakat juga pasti marah dengan manajemen,” tutupnya.