Pasific Pos.com
Olahraga

Perseru Serui Rekrut Dua Pemain Muda Papua

JAYAPURA,- Perseru Serui benar-benar bertekad mengumpulkan pemain asal Papua untuk berlaga pada kompetisi musim 2018. Setelah merekrut Dominggus Fakdawer, Yohanis Nabar dan Jaelani Arey. Perseru kembali merekrut Roland Mandowen dan Jhonila Puhili.

Roland Mandowen adala adalah salah satu nama yang cukup mentereng yang tampil bersama Persimi Sarmi di Liga III tahun 2017 lalu. Sementara Jhonila Puhili adalah pemain jebolan PPLP Papua.

Ketua Harian Persimi Sarmi Nico Dimo mengatakan, Roland Mandowen dan Jhonili Puhili, Sabtu (13/1/18) pagi dengan menggunakan pesawat Sriwijaya Air menuju Surabaya untuk bergabung dengan tim Perseru.

Ketika ditanya wartawan kedua pemain ini bermain pada posisi mana. Nico Dimo mengatakan Perseru menginginkan pemain yang bermain sebagai pencetak gol.

Artinya Lanjut Menejer Persimi Sarmi ini, menejemen tidak asal mendatangkan pemain striker tetapi yang dicari bisa mencetak gol.

“Roland dan Jhonili masing-masing sudah membuktikan itu, Roland membuktikan di Persimi Sarmi dan Jonili Puhili membuktikan di PPLP Papua. Tentu kita yakini saja keduanya akan bersinar di tim Perseru serui, apalagi mereka bergabung dengan Lukas Mandowen dan beberapa ex pemain Persipura yang sudah lebih duluan bersama Perseru,” ujarnya.

Nico Dimo yakin, banyak talenta Papua yang bergabung dengan Klub yang bermarkas di Stadion Marora, tentu Perseru dapat bersaing di musim 2018 setelah terancam degradasi pada Liga 1 2017.

Sementara itu, Direktur Perseru Edward Norman Banua yang dikonfirmasi media ini mengatakan, banyak talenta Papua yang bisa mengangkat nama besar Papua, khususnya Serui, dan akan menjadi sebuah kebanggaan bagi semua masyarakat Papua. “Saya berusaha untuk memanggil pulang putra daerah Papua yang memiliki hati untuk membela Perseru dan menjadi kebanggaan masyarakat Papua,” ujarnya.

Kepergian sejumlah pilar penting Perseru, seperti Arthur Bonai dan Septinus Alua, yang merapat ke Persija Jakarta, membuat Perseru perlu merombak skuat agar tetap bisa bersaing di Liga 1 2018. “Pemain-pemain asal Papua menjadi prioritas utama kami,” ujarnya.