Peringati Isra Mi’raj, Wanita Islam Kabupaten Merauke Perkuat Ukhuwah Islamiyah
MERAUKE- Masih dalam suasana Isra Mi’raj, kali ini giliran Pimpinan Daerah Wanita Islam Kabupaten Merauke yang menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah dengan tema “DENGAN HIKMAH ISRA MI’RAJ MENELADANI RASULULLAH MENUNTUN KITA UNTUK MEMPERKUAT UKHUWAH ISLAMIYAH SESAMA ANGGOTA WANITA ISLAM DI TANAH ANIM HA”.
Kegiatan berlangsung di tempat wisata Kolam Parako Wasur, Minggu (25/1) dengan mengundang sejumlah organisasi wanita Islam dan majelis taklim yang ada di Kota Merauke, seperti Wanita Islam Papua Selatan, kelompok pengajian Laomena, Fatayat NU, Salimah, BKMT Merauke, Majelis Taklim Nurul Falah, Majelis Taklim Baitul Anim Ha, Majelis Taklim At Taqwa dan perwakilan GOW.
Hadir pula dua orang ustad yaitu Ustad Nasrul, S. Pd dan Ustad H. Nurohmat. Ketua Pimpinan Daerah Wanita Islam Kabupaten Merauke, Ariyani Hasiba menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang baik dari seluruh pengurus dalam mensukseskan kegiatan. Menurutnya, kebersamaan sangat penting dan harus terus dipupuk di tubuh Wanita Islam khususnya lingkup Kabupaten Merauke.
Ia juga mengingatkan tentang bulan suci Ramadhan yang tidak lama lagi akan segera tiba sehingga dengan kerendahan hati menghaturkan permohonan maaf kepada seluruh pengurus atas kekhilafan selama memimpin organisasi. Sesuai dengan tema yang diusung, ia mengharapkan Wanita Islam selalu meneladani suri tauladan Rasulullah serta memperkuat ukhuwah antar pengurus.
Pihaknya juga bersikap terbuka kepada siapa saja wanita Muslim yang hendak bergabung dengan Wanita Islam untuk bersama-sama membesarkan organisasi ini di tanah Anim Ha. Ustad Nasrul dalam ceramahnya menekankan tentang pentingnya menjaga ukhuwah dan menghindari permusuhan.
Apalagi di dalam wadah organisasi, dilarang untuk bertengkar atau saling cekcok. Sebab jika masih dilakukan itu sama saja tidak menunjukkan kedewasaan. Jika ada masalah hendaknya segera diselesaikan dengan baik sehingga tidak semakin meluas keluar organisasi.
Ustad juga mengingatkan agar senantiasa mensyukuri berkah dan kenikmatan yang telah diberikan oleh Allah SWT. Salah satu contoh adalah panca indra berupa mata yang memiliki nilai tak terkira dan sangat dibutuhkan oleh manusia. Nikmat Allah begitu luar biasa sehingga wajib disyukuri.
Terkait dengan peringatan Isra Mi’raj dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Tidak selalu harus dipusatkan di dalam masjid. Seperti yang dilakukan oleh keluarga besar Wanita Islam Kabupaten Merauke yang memilih melaksanakan di luar masjid dan mengundang sejumlah pihak. Tidak hanya sebatas memperingati namun sarat makna dan harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.(iis)
