Pasific Pos.com
Olahraga

Pengurus PJSI Papua Dilantik

JAYAPURA,- Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Papua periode 2019 – 2022 yang dipimpin oleh Kombes Pol. Edi Swasono resmi dilantik oleh Ketua Umum PJSI,  Jenderal TNI (Purn) Mulyono, Jumat (25/10/2019).

Ketua Umum PJSI Jenderal TNI Mulyono berharap pengurus yang baru dilantik untuk bekerja keras dan mampu melakukan pembinaan agar olahaga judo ini semakin besar dan menyebar diseluruh wilayah Papua.

Apalagi, Provinsi sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020, maka, PJSI pusat akan memberikan dukungan penuh,  baik dalam penyelenggaraan maupun pembinaan atlet.

“kami mendukung Papua, makanya kemarin kita sudah kirim satu pelatih Nasional untuk melatih anak-anak Papua, ini salah satu wujud kepedulian PJSI pusat mensuport pengurus PJSI Papua,” ujarnya.

Mulyono mengatakan, PJSI akan memberikan supervisi di Papua terkait dengan penyelenggaran PON XX tahun 2020.

“ Saya percaya bahwa kepengurus PJSI Papua dapat menetapkan stratergi pembinaan sedemikian rupa, sehingga PJSI mampu mengemban dan menjawab tantangan tugas, yang diawali dengan PON XX,” ujarnya.

PON XX di Papua, PJSI akan mempertandingkan 19 nomor dengan jumlah atlet sebanyak 140 orang putra/purti.

Sementara itu, Gubernur Papua selaku Ketua Umum Koni yang diwakili Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Politik dan Kesatuan Bangsa, Simeon Itlay, berharap kepada pengurus PJSI yang baru dilantik untuk segera menyiapkan atlit berbakar dan berprestasi untuk persiapan PON XX tahun 2020.

“kita sadari bahwa untuk berprestasi membutuhkan orang-orang yang berjiwa besar dan rela berkorban bagi kemajuan olahraga Papua, serta kerja sama yang sinergi dan harmonis antara pemerintah, mitra pembangunan pada semua jenjang dan seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.

Oleh karena itu, Gubernur mengintruksikan kepada pengurus PJSI segera menyusun langkah-langkah strategis dalam rangka pencapaian prestasi olahraga di atas bumi Cenderawasih.  

Namun demikian, guna mencapai prestasi yang tertinggi masih perlu dilakukan penguatan, semangat dan mental bertanding para atlet, agar bisa meraih sukses diatas tanah Papua pada ivent Nasional empat tahunan tersebut.