Pasific Pos.com
Kota Jayapura

Penguatan Hukum untuk Penjual Pinang Asli Papua

JAYAPURA, – Kebijakan Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano untuk memberikan perlidungan yang sifatnya mendorong pedagang asli Papua khususnya para penjual pinang untuk bisa mampu bersaing dengan pedagang.

Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Hukum Setda Kota Jayapura, Makzi L. Atanay mengatakan, harus diberikan ruang dan perlindungan.

“Seperti upaya perlindungan hukum dan pembinaan sehingga mampu memanajemen usaha dan mentalitas,” kata Makzi di Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (9/3/18).

Penguatan hukum untuk penjual pinang khusus orang asli Papua sudah diprogramkan untuk peraturan daerah 2018.

“Kami sudah menyampaikan kepada Kemenkum HAM untuk melakukan kajian dengan menyiapkan drafnya. Setelah itu diserahkan kepada kami untuk dikonsultasikan ke publik,” kata Makzi.

Kata Makzi, sebelum disosialisasikan, Kemenkuh HAM sendiri melakukan pendataan dan wawancara kepada pedagang asli Papua dan non Papua dengan tujuan untuk melihat respon.

“Artinya, peraturan yang nantinya diterapan benar-benar sudah kami melibatakan masyarakat saehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Makzi.

“April 2018 semua sudah di kasih konsepnya dari Kemenkum HAM. Setelah itu di tuangkan dalam rancangan peraturan daerah,” kata Makzi.