Pasific Pos.com
Headline

Pengacara JOSUA, Balik Laporkan LUKMEN ke Bawaslu

 

Jayapura,- Akhirnya saling menggugat dan saling lapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Papua, pun terjadi. Setelah sebelumnya Tim Pengacara pasangan Cagub/Cawagub Papua, Lukas Enembe- Klemen Tinal atau yang disingkat Lukmen melaporkan Paslon Josua, pada Kamis (22/2/18) lalu.

Namun kali ini, Tim Pengacara pasangan Cagub/Cawagub Papua, John Wempi Wetipo – Habel Melkias Suwae atau yang disingkat Josua juga melaporkan hal yang sama, yaitu melaporkan Paslon Lukmen ke Bawaslu Papua, Senin (26/2/18).

Usai bertemu dengan pihak Bawaslu, Salah satu pengacara pasangan Josua, Paskalis Letsoin mengungkapkan, jika pihaknya telah memasukkan beberapa laporan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh paslon sendiri, maupun tim kampanye paslon nomor urut 1.

Hanya saja, tim pengacara Josua enggan membeberkan pelanggaran-pelanggaran apa saja yang sudah di laporkan ke Bawaslu.

“Sementara ini kami belum bisa sampaikan pelanggaran apa saja itu, tapi nanti 3 hari lagi kami akan tanyakan tindaklanjut Bawaslu mengenai laporan kami ini,” kata Paskalis kepada sejumlah Wartawan usai bertemu pihak Bawaslu Papua.

Paskalis pun menjelaskan, mengapa belum bisa sampaikan itu, karena ini terkait startegi pihaknya menindaklanjuti laporan itu ke depan.

Apalagi, lanjut Paskalis, ada dua item besar atau poin besar yang dianggap serius dari beberapa item yang ada.

baca, Terkait Ijazah Salah Satu Paslon, Kuasa Hukum LUKMEN Gugat KPU Papua

“Paslon nomor 2 ini ingin menciptakan demokrasi dengan aman dan damai. Ini bukan untuk membalas laporan paslon nomor 1,” ucapnya.

Namun, kata Paskalis, pihaknya merasa perlu mengambil langkah ketika bicara hukum dan aturan.

“Hari ini yang kami lapor paslon, kalau KPU sejak awal kami sudah laporkan karena menunda penetapan. Itu sudah melanggar jadwal penetapan sesuai PKPU nomor 1 tahun 2017 tentang tahapan,” bebernya.

Sementara itu, anggota Bawaslu Papua, Yacob Paisei saat ditemui sejumlah Wartawan di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya belum tahu apa pelanggaran yang dilaporkan, karena hanya mendengar dari staf, belum membaca materi aduan.

“Tapi materinya nanti kami akan lihat. Sesuai tugas dan kewenangan kami, tapi sebagai Bawaslu kami wajib menindaklanjuti semua laporan atau aduan ke kami,” jelasnya.

Terkait laporan ini sambungnya, pihaknya akan lihat di lapangan. Apakah ini sudah memenuhi syarat atau tidak untuk ditindaklanjuti. (TIARA)