Pasific Pos.com
Lintas Daerah

Penerbangan Ke Puncak Kembali Ditutup

Penerbangan Ke Puncak Kembali Ditutup
Bupati Puncak, Willem Wandik, SE, M.Si
“Dalam waktu Dekat Pemda Akan Gelar Rapid Tes Massal”

 

JAYAPURA – Pemerintah Kabupaten Puncak kembali menutup akses penerbangan bagi penumpang, baik masuk, pada Senin (13/7) mendatang hingga waktu tidak ditentukan.

Hal itu diungkapkannya Bupati Puncak Willem Wandik, SE, M.Si, Minggu (12/7) malam.

Menurutnya penutupan akses penerbangan di kabupaten Puncak tidak lain guna mencegah penyebaran Covid-19, serta mempertahankan kabupaten Puncak sebagai zona hijau dari pamdemi Covid-19.

“Dengan melihat perkembangan pendemi virus corona di Kabupaten Puncak, serta indikasi-indikasi yang berkembang saat ini, maka untuk menyelamatkan rakyat Puncak, maka saya tetapkan pembatasan penumpang untuk masuk ke Ilaga, berlaku sejak Senin,13 Juli, sampai batas waktu yang nanti kita tentukan kemudian,” ungkapnya.

Meski penumpang dilarang untuk naik ke wilayah Kabupaten Puncak, namun untuk akses penumpang keluar dari Ilaga, Kata Willem tidak dibatasi termaksud mobilisasi barang, namun yang menjadi catatan yakni mentaati protokol kesehatan yang telah dikeluarkan.

“Bagi penumpang dari Nabire, Timika,Jayapura,pokoknya yang mau masuk ke Ilaga, sementara kita hentikan, sambil menunggu perkembangan yang ada, sementara yang sudah ada di Ilaga, seilahkan kerja seperti biasa, kita hanya cegah jangan sampai ada yang dari luar Kabupaten Puncak, misalnya dari Jakarta, lalu ke Timika dan ke Puncak, sudah tertular dan menyebarkan di Kabupaten Puncak,”tambahnya.

Ia pun menambahkan khusus bagi para pimpinan OPD atau TNI, dan Polri, termaksud tenaga kesehatan, bisa saja masuk ke Ilaga, dengan catatan harus mengikuti protocol kesehatan, rapit tes, maupun surat bebas covid, sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

“Tetap seperti semula, kita tutup akses penumpang ke Kabupaten Puncak,ke Ilaga, sinak dan beoga dan distrik lainnya, alasannya ada indikasi-indikasi perkembangan cirus corona yang perlu kita cegah,” pungkasnya.

Pria yang menjabat Bupati dua Periode ini pun mengungkapkan dalam waktu dekat pemerintah Kabupaten Puncak akan menggelar Rapid tes masal mengingat beberapa waktu lalu akse penerbangan telah dibuka sejak 10 Juni lalu.

“Memang kita sampai saat ini kita masih dalam zona hijau, meski begitu kita tetap waspada, sehingga kami akan lakukan tes massal lagi, sebab sejak kami buka akses penumpang 10 juni lalu, nampaknya banyak penumpang yang masuk ke Puncak,” tuturnya.

Artikel Terkait

Jurnalis Papua Jadi Agen Perubahan Cegah Covid-19

Bams

Hotel Sahid Jadi Rumah Sakit Rujukan

Bams

Motivasi Warga Hidup sehat, Pemprov Papua Siapkan Hadiah

Bams

Pemprov Papua Izinkan Sekolah Dibuka

Bams

Ini Kedua Kalinya Perpani Papua Berikan Bantuan Kepada Pasien Terdampak Covid-19

Tiara

Kehabisan Anggaran Walikota Jayapura Hentikan Rapid Test Massal

Fani

1.253 Pasien Corona di Papua Sembuh

Bams

Kemenkum HAM Papua Mengaku Belum Ada Pegawai dan Warga Binaan Terpapar Covid-19

Tiara

Atlet PON Papua Bebas dari Corona

Bams