Menu

Line 1

Custom Search

Upaya BPJS Kesehatan Jayapura Meminimalisir Tunggakan Peserta PBPU

  • Ditulis oleh Super User
Penilaian: Rating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star Blank / 0
TerburukTerbaik 
BPJS
Media Gathering BPJS Kesehatan Jayapura.

 

JAYAPURA, - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Jayapura terus berupaya meminimalisir jumlah tunggakan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri melalui jemput bola.
Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), tunggakan yang terbesar ada di segmen PBPU di Jayapura, yang baru mencapai 45-50 persen dari peserta yang terdaftar.


"Peserta yang menunggak kami lakukan upaya dengan kunjungan langsung, bahkan melalui telpon atau SMS karena peserta sering berpindah-pindah tempat tinggal," kata Kepala Unit Pemasaran, Bertrand Silvanus Tupan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Rabu (17/5).
Menurut Bertrand, masyarakat membutuhkan program JKN-KIS pada saat sedang mengalami sakit atau melahirkan. Padahal, program ini sebenarnya merupakan jaminan kesehatan.
"Proses untuk menjadi peserta JKN-KIS selama 14 hari karena sudah merupakan sistim yang diatur. Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar rutin membayar sehingga tidak menunggak," kata Bertrand.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Mathias Krey belum lama ini mengatakan, peserta dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS) baik dilingkungan pemerintahan, TNI, Polri tidak terjadi masalah.
"Yang menjadi masalah ini ada di masyarakat peserta mandiri. Tidak semua juga sih. Rata-rata setelah berobat, di stop melakukan pembayaran. Setiap pegawai BPJS Kesehatan tidak boleh menerima transaksi peserta karena semuanya harus melalui bank karena sudah merupakan ketentuan yang berlaku," kata Mathias.
Menurut Mathias, adanya tunggakan dimaksud, pihaknya menyiapkan keder JKN-KIS atau tenaga sukarela yang ditetapkan di Jayapura karena ada beberapa wilayah distrik yang tunggakannya cukup tinggi.
"Kami optimis bisa meminimalisir bahkan tidak ada yang menunggak. Sesuai motto kami dengan gotong rotong semua tertolong karena bila rutin membayar bisa, dana yang ada bisa dimanfaatkan juga oleh peserta lain yang sedang membutuhkan bantuan," kata Mathias.
Sebagai informasi, data dari BPJS Kesehatan Cabang Jayapura per April 2017 untuk tunggakan PBPU JKN-KIS wilayah Jayapura telah membukukan sebanyak Rp5 miliar lebih dari 60 ribu peserta. (Ramah)

  • No comments found

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
Info for bonus Review bet365 here.