Pasific Pos.com
Papua Barat

Pencairan Dana Proposal Gereja Fiktif di Rekening Tukang Pijit

Manokwari, TP – Malkianus Ayal (MA), akhirnya tiba di Manokwari menumpang pesawat Batik Air di Bandara Rendani, Manokwari, Rabu (28/2).

Ayal tersangkut dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dana proposal fiktif pembangunan gedung gereja Alfa Omega, Klagete, Kota Sorong melalui APBD Provinsi Papua Barat Tahun Anggaran 2014 senilai Rp. 1 miliar.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Papua Barat, AKBP Budi Santoso mengatakan, kasus ini menjadi atensi Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Rudolf A. Rodja, karena terkait rumah ibadah.

Diungkapkan Santoso, MA merupakan mantan anggota Polda Maluku berpangkat Aiptu yang diberhentikan dengan tidak hormat pada 2009 silam.

Ia menerangkan, MA merupakan DPO sejak kasus pencairan proposal fiktif pembangunan gereja Alfa Omega, Klagate, Kota Sorong, mulai dilakukan penyidikan.

“Sudah bisa dipastikan kalau proposal yang mereka ajukan fiktif, karena dana yang dialokasikan untuk pembangunan gereja, diambil alih langsung oleh MA bersama rekannya PN (Pegi Natalia) selaku bendahara panitia,” ungkap Santoso kepada Tabura Pos di Polda Papua Barat, kemarin.

Menurutnya, dalam kasus ini, PN sudah diperiksa, tetapi yang bersangkutan mengaku tidak tahu menahu soal dana itu, karena PN adalah seorang tukang pijit di Kota Sorong. Rekeningnya, kata Direskrimsus, dipinjam MA untuk mencairkan dana proposal gereja fiktif.

Ditanya apakah dalam kasus ini hanya melibatkan tersangka MA atau masih ada tersangka lain, Direskrimsus mengaku masih dalam tahap pengembangan, tetapi tidak menutup kemungkinan bisa melibatkan tersangka lain.

“Kita masih mengumpulkan alat bukti, apakah ada pejabat yang terlibat dalam kasus ini dan mendalami aliran dana tersebut,” tukasnya. [BOM-R1]