Pasific Pos.com
Papua Tengah

Pemotongan Tunjangan Fungsional Guru Bagi Kepsek Perlu Ditinjau Ulang

NABIRE – Tunjangan fungsional bagi para guru yang kebetulan mendapatkan tugas tambahan Kepala Sekolah (Kepsek) yang kini sedang dialami oleh para kepala sekolah, semestinya ditinjau ulang. Sebab pemotongan tunjangan fungsional bagi guru yang menjabat Kepsek sesungguhnya tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

Karena bagi para guru yang mendapatkan tugas tambahan sebagai kepala sekolah hingga saat ini cuma menerima atau berhak menerima tunjangan jabatan Kepsek, sementara tunjangan fungsional guru dihilangkan atau ditiadakan, sesungguhnya hal ini harus ditinjau ulang. Lantaran, Kepsek dalam melaksanakan tugasnya diharuskan melaksanakan tugas jam wajib mengajar dalam satu pekan ada 6 jam.

Sehingga dalam melaksanakan tugas tambahan sebagai Kepsek, kepala sekolah juga wajib melaksanakan tugas pokok sebagai guru yang bisa dibuktikan dengan 6 jam mengajar dalam satu minggu, dengan demikian tunjangan fungsional sebagai guru bagi seorang kepala sekolah tidak benar harus dihilangkan.

Demikian dikatakan Kepala SMP Negeri 1 Nabire Pilemon Titus Misendi, S.Pd.,M.Pd dan Kepala Sekolah SMPN 4 Nabire H. Suwandi, S.Pd.,M.Pd kepada Papuapos Nabire, Kamis (1/3), di seputar halaman Kantor Dinas Pendidikan seraya menambahkan, tidak benar dilakukan pemotongan tunjangan fungsional bagi seorang guru yang diberikan tugas tambahan sebagai Kepsek.

Dan lagi pula dengan adanya pemotongan tunjangan fungsional guru yang dilakukan bagi Kepsek ini, hingga saat ini belum disosialisasikan agar dipahami oleh para guru yang mendapatkan tugas tambahan Kepsek, sehingga perlu dipahami bahwa tugas guru itu tugas pokok yang sangat melekat dan datanya bukan saja ada di daerah ini, tetapi datanya juga ada di pusat sebagai pegawai fungsional.

Untuk itu, Musendi dan Suwandi secara tegas meminta agar pemotongan tunjangan fungsional bagi guru yang mendapatkan tugas tambahan sebagai kepala sekolah mestinya dapat ditinjau kembali, karena tugas guru itu tugas pokok, sementara tugas sebagai Kepsek itu merupakan tugas tambahan yang dipercayakan oleh pemerintah. (des)