Pasific Pos.com
Lintas Daerah

Pemkab Puncak Jaya Kesulitan Data OAP di Distrik

JAYAPURA, – Kabupaten Puncak Jaya mengklaim telah menindaklanjuti Kebijakan Gubernur Papua terkait pendataan Orang Asli Papua (OAP).

Menurut Bupati Puncak Jaya, Yunni Wonda, melalui perekaman KTP elektronik, tercatat kurang lebih 100.094 OAP dari total 215 ribu penduduk. Sedangkan untuk non Papua tercatat kurang lebih 20 ribu jiwa.

Dalam pendataan KTP Elektronik, Pemerintah mengalami kesulitan khususnya untuk melakukan pendataan di Distrik distrik yang jauh dari ibukota Mulia, Puncak Jaya.

“Untuk pendataan di kota Mulia tidak masalah, kita hanya kesulitan menuju distrik distrik yang sulit ditempuh,” kata Bupati Yuni.

Bapati mengaku, pendataan KTP elektronik di Kabupaten Puncak Jaya untuk OAP tidak ada kendala. Karena, di tingkat distrik itu semua orang asli Papua.

“Kalau e KTP sudah dimiliki maka secara otomatis akan kelihatan. Karena orang Papua pasti punya marga. Kami untuk Puncak Jaya sudah punya data valid. Sedangkan yang belum punya e ktp kita akan dorong,” ungkap Yuni.

Sementara itu, terkait Perda Pelarangan Miras, Bupati Yuni yang didampingi Wakil Bupati, Deinas Geley, Dandim 1714 PJ, Letkol Inf. Akmil, dan Plt Sekda, Tumiran menegaskan, sejak dilantik pada 9 Desember 2017 lalu, dirinya sangat konsen untuk penegakan perda miras ini.

“Awal kepemimpinan saya, bersama Kapolres dan Dandim kita sudah lakukan pemusnahan lebih dari 600 botol miras yang disita oleh aparat keamanan,” katanya.

Kebijakan ini, aku Yuni, mendapat dukungan penuh dari gereja dan juga masyarakat adat. “Kita juga telah membentuk Satgas gabungan dari Polri, TNI dan Satpol PP yang ditempatkan di bandara Mulia dan Ilu. Mereka bertugas mengawasi setiap barang yang masuk ke wilayah puncak jaya,” bebernya.

Yuni mengimbau kepada siapa saja yang berkunjung ke Mulia untuk tidak membawa miras. “Sebab sanksi yang akan kami berikan sangat berat. Kalaupun hukum nasional tidak bisa, kita akan pakai hukum alam,” tegasnya mengingatkan. Sebab lanjutnya, miras adalah sumber dari segala perbuatan kejahatan dan juga bisa menyebabkan kematian.