Pasific Pos.com
Papua Barat

Pemkab akan Bongkar Tiang Reklame di Dekat Jembatan Fulica

Manokwari, TP – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Manokwari melalui Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan kabupaten Manokwari akan membongkar satu tiang reklame yang ditanam di Jl. Esau Sesa tepatnya di dekat jembatan PT Fulica.

Teberadaan tiang reklame dinilai menganggu llau lintas dan sangat membahayakan kendaraan yang melintas terutama jenis truk, sebab badan dari tiang reklame itu, hanya selisih kurang lebih 30 cm dari bahu jalan, sehingga akan dibongkar.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan kabupaten Manokwari, Albert Simatupang menegaskan, terlepas dari sudah atau belum adanya izin pemasangan tiang reklame, pihaknya akan tetap membongkarnya.

Dikatakan Simatupang, dirinya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kominfo Kabupaten Manokwari, namun pihak Kominfo mengaku tidak memberikan rekomendasi tempat pemasangan tiang reklame tersebut.

Begitu juga dengan dinas PTSP Kabupaten Manokwari yang mengaku belum memberikan surat izin.

“Setelah kami melihat, mengkaji, dari sisi teknis lalu lintas, pemasangan tiang reklame disinis, karena mengganggu lalu lintas dan bisa menimbulkan kecelakaan,” kata Simatupang kepada wartawan saat ditemui usai melihat tiang reklame, Kamis (7/6).

Simatupang menjelaskan, kecelakaan lalu lintas bukan tidak mungkin terjadi, karena tiang reklame yang ditanam jaraknya hanya sekitar 1 meter lebih dari bahu jalan.

“Idealnya jarak antara tiang reklame dan bahu jalan 10 meter, itu bisa ditoleransi, tetapi ini terlalu dekat jaraknya. Truk saja mungkin baknya kena dengan bagian atasnya,” ungkap Simatupang.

Terkait tiang reklame ini, pihaknya akan memberikan waktu kepada pemilik tiang untuk membongkarnya sendiri paling lama Sabtu (9/6).

“Kepada pemilik, kami imbau agar bisa bongkar sendiri batas waktu sampai sabtu, kalau tidak bisa, kita akan bongkar sendiri,” ungkap Simatupang seraya menambahkan pemilik tiang reklame kemungkinan besar milik swasta.

Berdasarkan pantauan Tabura Pos, tiang reklame ditanam setingga 6 meter dengan lebar 4 meter. Dimana, jarak tiang sama bahu jalan hanya sekitar 2 meter lebih, sedangkan bagian atasnya hanya 30 cm dengan bahu jalan. [SDR]