Pasific Pos.com
Papua Barat

Pemda Pegaf akan Buka 300 Formasi CPNS

Anggi, TP – Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak berencana membuka pendaftaran formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui system online. Bupati Pegunungan Arfak, Yosias Saroy mengungkapkan, pendaftaran formasi CPNS tahun 2018 ini berjumlah 300 kursi.

Dari 300 kursi yang akan dibuka, Bupati merincikan akan memfokuskan pada tenaga kesehatan, pendidikan, penyuluh pertanian, pegawai sekretariat daerah serta perangkat distrik. “Formasi yang akan dibuka sebanyak 300 yang terbagi untuk tenaga kesehatan, pendidikan, penyuluh pertanian, pegawai sekretariat dan perangkat distrik,” jelas Bupati usai memimpin apel pagi Selasa (30/1/18).

Bupati menjelaskan, penerimaan CPNS tahun 2018 merupakan formasi yang diusulkan pada tahun 2013-2014 lalu. Namun pemerintah daerah baru dapat membuka formasinya pada tahun 2018 ini karena Pemkab Pegaf pada waktu itu belum siap melaksanakan test CPNS secara online.

Mengingat proses pendaftaran CPNS tahun 2018 akan dilakukan secara online, maka Pemkab Pegaf berencana akan melaksanakannya di kabupaten Manokwari. Sebab, di kabupaten Pegaf belum memiliki infrastruktur jaringan komunikasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan sistem online.

“Semua pendaftaran secara online akan dilakukan di Manokwari, karena kami di Pegaf terkendala dengan jaringan komunikasi. Untuk itu semua harus mendaftar secara online di Manokwari tanpa kecuali,” tegas Bupati.
Lebih lanjut Bupati menjelaskan, dalam penerimaan CPNS di Pegaf, tidak ada kekhususan bagi putra putri daerah, sebab test dilaksanakan secara terbuka dan transparan. Untuk itu, Bupati berharap kepada putra putri daerah Pegaf mampu bersaing dengan daerah lainnya, sesuai kompetensi yang dimiliki.

“Penerimaan CPNS di Pegaf tidak ada kekhususan bagi putra putri asli Arfak, jadi semua harus ikut test dan harus bersaing dengan peserta lainnya. Saya harap orang Arfak mampu berkompetisi dalam test CPNS ini,” kata Yosias.

Sementara itu, terkait nasib tenaga honorer yang telah mengabdi di jajaran pemerintahan Pegaf, Bupati Yosias Saroy berjanji akan memperjuangkannya dalam pengangkatan K-2.

Kendati akan diperjuangkan, Bupati Yosias tetap meminta para tenaga honorer mengikuti seleksi CPNS secara online yang dilaksanakan tahun ini. Hanya saja, dalam kesempatan ini, Bupati belum dapat memastikan jadwal penerimaan CPNS karena masih menunggu hasil pertemuan pihak BKD dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada minggu ini di Jakarta.

“Saya tidak bisa janji kapan waktunya penerimaan, tapi yang jelas tahun ini (2018-red) juga kami pemda Pegaf ada buka penerimaan CPNS sebanyak 300 formasi,” tandasnya.

Berdasarkan kebutuhan pegawai di Pemkab Pegaf, sedikitnya masih dibutuhkan 1.200 pegawai. Jumlah pegawai negeri yang ada saat ini di kabupaten Pegaf baru sekitar 600 pegawai. Untuk itu Bupati akan terus berupaya berkoordinasi dengan Kemenpan-RB, agar formasinya bisa ditambah guna menjawab kebutuhan pegawai di Kabupaten Pegunungan Arfak.[PGF-R3]