Pasific Pos.com
Papua Selatan

Pelaksanaan Program Calistung Suku Mayo, Pendanaan Belmawa Kemenristek Dikti 2018

‘Kelompok Program Kreativitas Mahasiswa Universitas Musamus Merauke’

 

MERAUKE,ARAFURA,-Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 2001 yang merupakan integrasi dan sekaligus metamorfosis dari berbagai jenis kompetisi mahasiswa bidang penalaran atau karya ilmiah yang ada saat itu. PKM terdiri atas 2 kategori besar yaitu 5 bidang PKM yang berbasis proposal, yaitu PKM-Penelitian (PKM-P), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), dan PKM-Karsa Cipta (PKM-KC). Kategori kedua adalah PKM yang berbasis artikel ilmiah yaitu PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT). Mulai tahun 2016 PKM dikelola di bawah Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Belmawa Ristekdikti) (http//simbelmawa.ristekdikti.go.id).

Pada tahun 2017 Universitas Musamus (UNMUS) dan universitas-universitas lainya berkesempatan untuk mengikuti ajang kompetisi dan seleksi PKM tersebut. Kompetisi dimulai dengan seleksi internal tingkat Universitas dan seleksi nasional oleh Belmawa Ristekdikti. Pada tingkat Unmus, terkumpul sebanyak 33 proposal. Dari ke-33 proposal tersebut kemudian ditetapkan dan dinyatakan lolos untuk mengikuti seleksi tingkat nasional sebanyak 5 (lima) proposal kegiatan. Salah satu kelompok yang lolos tingkat universitas ialah kelompok PKM Calistung (Baca, Tulis, Hitung) yang diikuti oleh 3 (tiga) orang mahasiswa yang berasal dari Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Berdasarkan surat Penugasan PKM 5 Bidang Tahun 2018 Nomor 1020/B3.1/KM/2018 tanggal 03 April 2018, kelompok UNMUS dinyatakan sebanyak 3 dari 4183 proposal kegiatan yang lolos seleksi tingkat nasional untuk pendanaan tahun 2018 oleh Belmawa Ristekdikti. Kelompok yang dinyatakan lulus untuk Unmus ialah dengan judul proposal sebagai berikut: (1) PKMM; Mengurangi Buta Aksara Anak-anak Di Komplek Mayo Kelurahan Samkai Kabupaten Merauke Melalui Program Calistung dengan ketua Kelompok Nur Eka Lestari mahasiswa PGSD Unmus, (2) PKMPE; Model Alat Pembelajaran Running Jet Resistance untuk Meningkatkan Motivasi Siswa SD Satap Wasur Mempelajari Materi Lari Sprint dengan ketua kelompok Ahmad Badawi mahasiswa PJKR Unmus, dan (3) PKMPSH; “Sasi” Kearifan Lokal Dalam Menjaga Lingkungan Alam di Tanah Papua dengan ketua kelompok Paulus Basik-Basik mahasiwa PJKR Unmus.

Dari ketiga kelompok yang lolos tersebut salah satunya ialah kelompok PKMM. Kelompok PKMM tersebut melakukan kegiatan pengabdian untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis guna menghilangkan dan meminimalisir buta aksara yang terjadi pada anak-anak di kelurahan Samkai kecamatan Merauke kabupaten Merauke Papua yakni di kampung Mayo. Program yang dijalankan ialah program Calistung. Program ini diharapkan mempunyai dampak yang baik dan membantu anak-anak agar dapat membaca dan menulis sehingga memudahkan mereka berinteraksi di kehidupan sehari-hari………bersambung di edisi berikut.

Anggota Kelompok:
Nur Eka Lestari (ketua kelompok),
Maria Ulfa (anggota kelompok), dan
Bastari Putri Savira (anggota kelompok).

Dosen pendamping: Agus Kichi Hermansyah, S.Pd., M.Pd