Pasific Pos.com
Sosial & Politik

Peduli Kasih, Fraksi Gerindra DPR Papua Sambangi Panti Jompo

Fraksi Gerindra DPR Papua Sambangi Panti Jompo
Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni SH ketika menyerahkan paket sembako kepada salah satu Lansia yang ada di Panti Jompo Dinsos Provinsi Papua, Pos 7 Sentani, Kabuapten Jayapura, Minggu (28/6).

SENTANI, – Peduli terhadap orang yang sudah tua atau lanjut usia (Lansia), Ketua DPD Gerindra Papua bersama tim, menyambangi Panti Jompo Dinsos Provinsi Papua di Pos 7, Sentani Kabupaten Jayapura, sekaligus memberikan puluhan paket sembako dan masker untuk diserahkan kepada para Lansia dan juga para pengurus panti.

ketua DPD Gerindra Papua, Yanni SH mengatakan, bahwa penyerahan paket Sembako dan masker ini, sebagai bentuk kepedulian Partai Gerindra DPR Papua kepada para Lansia yang ada di panti jompo maupun para jemaat gereja, yang sebelumnya juga Fraksi Gerindra DPR Papua telah memberikan bantuan yang sama di sejumlah gereja yang ada di Kota Jayapura maupun di Kabupaten Jayapura.

Namun kata Yanni, apa yang pihaknya lakukan ini tidak ada kaitannya dengan politik. Karena tujuan pemberian paket sembako ini, semata-mata peduli terhadap para Lansia yang ada di panti.

Dijelaskannya, ini sama seperti dengan yang dilakukan sebelumnya oleh para anggota dewan lainnya. Baik di panti jompo maupun di gereja-gerja. Semua karena rasa kepedulian kami yang besar kepada jemaat dan juga para Lansia yang ada di panti jompo ini.

“Jadi ini semata-mata sebagai bentuk kepedulian Fraksi Partai Gerindra DPR Papua di tengah pandemi covid-19,” kata Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni SH kepada Pasific Pos ditenga-tengah kunjungannya di Panti Jompo Dinsos Provinsi Papua Pos 7, Sentani Kabupaten Jayapura, Minggu (28/6).

Sementara itu Haswanti, salah satu Staf Panti Jompo Dinsos Provinsi Papua Pos 7 Sentani mengatakan, kami melihat ibu Yanni merupakan sosok yang punya sifat yang tulus dan mempunyai rasa kepedulian yang sangat besar terhadap masyarakat khususnya yang ada di panti jompo ini.

“Untuk ke panti ini, bukan yang pertama kalinya, tapi ibu sudah sering datang ke panti untuk memberikan perhatian dan semangat kepada Lansia yang ada disini. Dan itu sangat berarti ya buat orang-orang tua disini, karena mereka tetap merindukan keluargan dan sebagainya. Jadi kami pikir, apa yang ibu Yanni lakukan hari ini, sangat bagus dan kami berharap, ibu punya rasa kepedulian ini perlu menjadi contoh bagi yang lain-lain,” kata Haswanti.

Sementara itu, Plt. Panti Jompo Dinsos Provinsi Papua Pos 7 Sentani, Albertina Monim mengaku sangat bersyukur, karena ibu Yanni datang lagi kembali. Padahal kata Albertina Monim, pekan kemarin ibu Yanni sudah datang tapi karena masih ada Lansia yang belum dapat paket sembako, akhirnya hari ini beliau datang lagi untuk memberikan paket tersebut.

“Ini sangat luar biasa, dan baru sekali terjadi biasanya yang datang berkunjung apa adanya itu yang mereka berikan. Tapi ini ibu kembali lagi, jadi luar biasa,” ungkapnya.

Untuk itu, kata Albertina Monim, kami warga panti semua ucapkan banyak terimakasih kepada Tuhan, karena kasih Tuhan ibu Yanni bisa kembali ke panti untuk membagi-bagikan berkat.

“Terimakasih bu, ibu punya hati sangat mulia. Kami tidak bisa kasi apa-apa hanya doa dan ucapan syukur semoga Tuhan memberkati ibu dalam tugas, dalam kerja, dan dalam keluarga, semoga sukses,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, salah satu Lansia, yang ditemui di tempat, nenek korwa mengatakan, sangat senang karena bisa bertemu kembali dengan ibu Yanni. Ibu Yanni bukan saja datang membawakan berkat, tapi ibu Yanni juga mau meluangkan waktunya sejenak untuk bersenda gurau. Sehingga rasa rindu kepada keluarga bisa terobati dengan kehadiran ibu Yanni di panti.

“Kami suka sekali kalau ibu Yanni datang menjenguk kami disini. Selain membawa berkat buat kami, tapi juga dia mau mengajak kami bercanda sambil seseringkali memberikan kami semangat dan motivasi. Jadi dia datang bukan sekedar memberikan bantuan lalu pulang. Tidak, tapi dia datang sebagai penyemangat bagi kami para warga panti. Dia cantik seperti hatinya, hati ibu sangat baik,”ungkap nenek korwa.

Menurut nenek Korwa, kedatangan ibu Yanni ke panti dengan niat yang tulus, dia benar-benar ingin membantu penghuni panti ini, dengan memberikan semangat agar kami selalu sehat.

Ketika ditanyak, apakah kehadiran ibu Yanni ke panti jompo ini ada unsur politiknya, sebab sebentar lagi akan memasuki tahun politik?. Nenek Korwan pun langsung membantah dan menegaskan, jika kedatangan ibu Yanni ke panti jompo ini semata-mata hanya ingin membantu para Lansia, tidak ada motivasi lain yang kami lihat. Karena ibu Yanni sudah sering datang melihat kami disini dan beliau tidak pernah menyinggung soal itu, apalagi untuk mengajak kami untuk ikut mencoblos. Ibu Yanni tidak pernah lakukan itu.

“Ibu Yanni orangnya tidak seperti itu. Kami melihat sosok ibu Yanni sebagai penyelamat. Dia yang suka membantu orang kecil dengan tulus tanpa harus ada timbal baliknya. Jadi ini tidak ada kaitannya dengan politik atau apalah. Karena kami tidak mungkin lagi ikut mencoblos dengan kondisi fisik kami seperti ini, sudah tidak memungkin lagi kami ikut mencoblos. Jadi sekali kami sampaikan ini tidak ada kaitannya dengan yang namanya politik, karena apa yang ibu sudah lakukan bukan yang pertama kalinya tapi sudah sering ibu berkunjung kemari untuk datang menghibur dan menyemangati kami. Ibu Yanni tidak pernah memanfaatkan kami,” tegas nenek Korwa kepada Pasific Pos di lapangan.

Artikel Terkait

Fraksi Gerindra DPR Papua Lakukan Perjalanan Kasih ke Dua Gereja di Sentani

Tiara

Fraksi Gerindra DPR Papua Serahkan Bantuan Bama Kepada Dua Asrama Mahasiswa

Tiara