Pasific Pos.com
Kota Jayapura

Peduli Covid-19, DPR Papua Akan Bagikan 3000 Paket Sembako

DPR Papua Akan Bagikan 3000 Paket Sembako
Ketua DPR Papua Jhony Banua Rouw, SE, saat berbincang-bincang dengan Wakil Ketua III DPR Papua Yulianus Rumbairussy dan Sekwan DPR Papua DR. Juliana J Waromi,SE.M.Si, saat mengecek paket sembako di Kantor DPR Papua, Senin (20/4)

Jayapura, – Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) turut ambil bagian dalam melawan virus corona atau covid-19 yang saat ini tengah menjadi momok di Tanah Papua.

Hal ini dibuktikan, ditengah pandemi covid-19 ini, DPR Papua akan memberikan 3000 (tiga ribu) paket bahan makanan atau Sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dan juga pada sejumlah asrama Mahasiswa Papua yang ada di Kota Jayapura.

Ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian para legislator Papua itu kepada masyarakat Papua dan mahasiswa.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua Jhony Banua Rouw,SE mengatakan, paket bama yang telah siap dibagikan sebanyak 1500. Dan akan dibagikan ke masyarakat yang membutuhkannya.

“Ini akan kami distribusikan ke asrama mahasiswa, mama pedagang. Intinya mereka yang terkena dampak langsung dari pandemi covid-19,” kata Jhony Banua Rouw, SE kepada Wartawan di Kantor DPR Papua, Senin (20/4).

Namun Politisi Partai NasDem ini pun berharap, bagi masyarakat yang akan menerima bantuan ini untuk tidak lagi keluar rumah kalau tidak penting.

“Jadi kalau sudah terima bantuan jangan keluar rumah jika tak ada hal penting atau perlu,” pesannya.

Oleh karena itu tandas Jhony Banua Rouw, masyarakat Papua selalu menaati imbauan yang diterapkan pemerintah. Dengan menjalani masa social distancing dan physical distancing. Serta wajib menggunakan masker apabila terpaksa harus keluar rumah karena sesuatu hal yang penting.

“Ini semua demi mencegah penyebaran virus corona yang semakin meningkat jumlah pasiennya. Untuk itu, demi kebaikan kita bersama, mari kita menjaga jarak dan memutus rantai penyebaran covid-19 ini,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Pemprov Papua Kembali Perpanjang Masa Relaksasi Hingga 31 Juli

Tiara

Sempat Jadi Zona Hijau, Merauke dan Supiori Kini Jadi Zona Merah

Bams

Masih Ada Pedagang Yang Tidak Menggunakan Kartu Tanda Pengenal

Fani

Tiga Kabupaten di Papua “Zero” COVID-19

Bams

Pasien Sembuh Covid-19 di Papua Meningkat, Kasus Meninggal jadi 18 orang

Bams

Pemprov Papua Apresiasi Kinerja Tim Covid-19

Bams

Tak Ingin Ada Pembangunan Pabrik Semen di Wamena, Himaja Temui DPR Papua

Tiara

Kadinkes : Pasien Covid Tanpa Gejala Dapat Isolasi Mandiri di Rumah

Fani

DPPAD Papua lakukan Rapid Test COVID-19 bagi ASN

Bams