Pasific Pos.com
Headline

PB PON XX Tolak 10 Cabor Dipertandingkan di Luar Papua

PB PON XX Tolak 10 Cabor

JAYAPURA – Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX Papua dengan tegas menolak wacana KONI untuk mempertandingan 10 cabang olahraga yang coret. Multievent yang akan berlangsung pada 2-14 Oktober 2021 itu hanya mempertandingkan 37 cabor yang sudah ditetapkan.

“Kami ikuti Rakernas KONI Pusat kemarin, kami jelas menolak, PON XX hanya di Papua, tidak ada tuan rumah lainnya, multievent negara itu hanya satu tuan rumah dan itu Papua.” tegasnya kepada pers di Jayapura, Selasa, 1 September 2020.

Yunus menyatakan, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman telah menandatangani Surat Keputusan (SK) terkait cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 bersama Gubernur Papua, Lukas Enembe tahun lalu.

“Apa yang sudah diputuskan dalam SK tersebut, itu saja yang dipertandingkan, jangan lagi ada upaya yang dilakukan oleh pihak-pihak lain untuk 10 Cabor Dipertandingkan luar Papua, jelas kita menolak,’’ tegasnya.

Yunus mengatakan, dalam SK tersebut ditetapkan 37 cabang olahraga, 56 disiplin cabang olahraga, 679 nomor pertandingan/perlombaan, dan kuota atlet sebanyak 6.442 orang.

“Dengan 37 cabor saja, kita sedang berupaya menyiapkan akomodasi dan lainnya, sehingga teman-teman KONI provinsi diharapkan bisa memahami dan tetap komitmen dengan keputusan yang telah ditandatanganinya SK cabang olahraga tersebut,” paparnya.

Sebelumnya, Sekretaris Umum Koni Papua, Kenius Kogoya mengatakan, Rakernas KONI tahun 2020 yang menjadi bahan pembahasan adalah Perumuskan strategis prestasi di semua cabang olahraga, UU Tahun 2015 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) dan PON XX Papua.

Kenius mengatakan, pelaksanaan PON XX Papua 2021, lebih menekankan pada persiapan seluruh cabang olahraga. Dimana, cabor yang dipertandingkan di PON Papua hanya 37 cabor dan tidak ada tambahan lainnya. “Memang sempat ada dari provinsi lain meminta untuk 10 cabor diluar 37 yang sudah ditetapkan dimainkan diluar Papua tapi kami tolak,” tegasnya.

Diketahui, 37 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 diantaranya Aerosport, Akuatik, Anggar, Angkat Berat, Atletik, Baseball, Bermotor, Biliard, Bola Basket, Bola Tangan, Bola Voli, Bulutangkis, Catur, Cricket, Dayung, Gulat, Hockey, Judo, Karate, Kempo, Layar, Menembak, Muaythai, Panahan, Panjat Tebing, Pencak Silat, Rugby, Selam, Senam, Sepak bola, Sepak Takraw, Sepatu Roda, Taekwondo, Tarung Drajat, Tenis, Tinju, dan Wushu.

Ada tiga kabupaten dan satu kota klaster yang dipersiapkan yaitu Kabupaten Mimika, Kabupaten Merauke, Kabupaten Jayapura, dan Kota Jayapura. Untuk klaster di Kabupaten Mimika, ada beberapa cabor yang dipertandingkan diantaranya Aeromodeling, Terbang layang, terjun payung, atletik, bola basket, billiard, panjant tebing, futsal, bola tangan, judo, dan tarung drajat.

Kabupaten Merauke ada cabor bermotor, catur, gulat, kempo, wushu, anggar, dan sepakbola (putri) dan di Kabupaten Jayapura ada cabor gantole, paralayang, loncat indah, renang, renang artistic, polo air, hoki outdoor, hoki indoor, baseball, softball, senam aerobic, senam artistic, muaythai, karate, rughby, menembak dan cricket.

Kota Jayapura cabor yang dipertandingkan diantaranya, renang perairan terbuka, angkat besi, angkat berat, binaraga, baseball, softball, panahan, voli indoor, voli pasir, candeing-sprint, rowing, traditional boat race, layar, taekwondo, pencak silat, selam kolam dan laut, sepak takraw, sepatu roda, sepak bola (putra), tenis, bulutangkis, dan tinju.

Artikel Terkait

PON XX, Tuan Rumah Papua, Tak Ada Provinsi Lain

Bams

UPT Pengelola Venue PON Dalam Pembahasan di Kemendagri

Bams

Alex Kapisa : Jangan Ragukan Papua Sebagai Tuan Rumah PON

Bams

PON XX, KONI Minta Dukungan Adat

Bams

Ketua Fasida Papua Ingin Cabor Dirgantara Cetak Prestasi di PON XX

Bams

Paket PON XX Segera Dilelang

Bams

LANUD Silas Papare Jayapura Dukung PON XX Papua

Bams

Dispora Propinsi Papua Moniv Stadion Katapal

Arafura News

Cabor Eksebisi Tunggu Keputusan Gubernur Papua

Bams