Pasific Pos.com
Sosial & Politik

Paslon Itaman Tago-Onny Pagawak Gugat KPU Mamteng

Kobakma, – Merasa tidak puas dengan keputusan KPUD Mamteng terhadap verifikasi faktual pasangan calon Pilkada Kabupaten Mamteng.

Kandidat dari calon independent Itaman Tago – Onny Pagawak berniat mengajukan gugatan ke Panwaslu Kabupaten Mamberamo Tengah.

Dihadapan ratusan massa pendukungmya yang mengantar pasangan ini ke Graha Pemilu, Rabu (12/2/18) Itaman Tago meminta semua massa pendukungnya untuk tenang.

“Semua tenang kita akan tempuh jalur hukum,” ucapnya.

Kepada wartawan pasangan ini mengaku kecewa dengan hasil keputusan KPUD. “Hasil putusan tadi bagi kami tidak memuaskan. Karena perbaikan yang kami masukkan tanggal 20 Januari lalu. Ternyata tidak diverifikasi dan langsung ditolak,” tuturnya.

Selain itu saat diberikan kesempatan untuk membacakan hasil pleno. Sehingga menurutnya hasil pekerjaan yang dilakukan KPU dan Panwas selaku penyelenggara menurutnya tidak memuaskan dan tidak adil.

Seharusnya mereka harus menerima berkas dan melihat apa yang kurang dan harus ditambah.

Namun Itaman menegaskan tidak akan membuang isu kepada massa pendukungnya dengan cara menempuh jalur hukum.

“Gugatan akan kami masukkan kepada Panwas.Kami minta mulai hari ini juga Panwas bekerja dengan baik,” tuturnya.

Sementara sang wakilnya Onny Pagawak mengaku optimis akan bertarung bersama -sama. Untuk itu dirinya menghimbau kepada KPU dan panwas agar diberikan kesempatan seluas -luasnya untuk menentukan siapa pemimpin yang dikehendaki oleh rakyat di lima distrik di kabupaten agar dapat melaksanakan dan ikut ambil bagian dalam Pilkada Mamteng.

Untuk itu dirinya berharap ketika gugatan diajukan maka Panwas bisa bekerja dengan baik.

Sememtara itu Ketua Panwaslu Mamteng Yacob Kinelak mengatakan menyusul keberatan dari calon perorangan. Maka akan diberikan waktu kepada pasangan independen selama tiga hari untuk melengkapi berkas sesuai aturan yang ada.

“Tiga hari ini terhitung dalam hari kerja. Kalau masih belum dilengkapi maka akan kami berikan waktu selama sehari untuk melengkapi berkas. Apabila tidak juga diajukan keberatan pasangan ini kepada kami, maka dengan sendirinya akan gugur,” terang Yacob.

Di tempat terpisah Ketua KPU, Mamteng Steven Payogwa mempersilahkan kepada pasangan independen untuk mengajukan gugatan ke Panwaslu, PTUN atau ke Mahkamah Agung apabila tidak puas dengan hasil pleno penetapan.

“Kan sudah jelas ada dua item yang tidak lengkap yakni STTB dan surat keterangan dari pengadilan. Akan tetapi jika mereka masih juga keberatan/tidak puas dengan keputusan silahkan ajukan dan kami siap hadapi,” tandas Steven.