Pasific Pos.com
Info Papua

Pasien Sembuh dari COVID-19 di Biak Bertambah 13 Orang

COVID-19 di Biak

JAYAPURA – Pasien sembuh dari virus corona atau covid1-19 di Kabupaten Biak bertambah 13 orang sehinga total yang sembuh hingga Senin, 1 Juni 2020 sebanyak 20 orang.

Demikian disampaikan Juru Bicara Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Papua dr. Silwanus Sumule, dalam keterangan persnya, Senin malam.

dr. Sumule menyatakan, penambahan 13 pasien sembuh di Biak, maka total pasien Covid-19 di Provinsi Papua yang dinyatakan sembuh sebanyak 232 orang.

“Hari ini tidak ada penambahan kasus baru, karena petugas di labaratorium tidak bekerja, sehinga kumulatif angka positif Covid-19 di Provinsi Papua masih 815 kasus,” katanya.

Dari angka tersebut, kata Sumule, sebanyak 571 pasien dalam perawatan, sembuh 232 orang dan meninggal 12 orang.

Adapun jumlah jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 2.857, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 772 dan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dilakukan sebanyak 5.054 sampel.

Sumule menambahkan, hari ini ada penambahan jumlah PDP sebanyak 6 orang yang berasal dari kota dan kabupaten Jayapura. Sementara ODP bertambah 63 orang berasal dari Kota Jayapura sebanyak 15 orang, Mamberamo Raya 15 orang, Mappi 1 orang, Boven Dogoel 4 orang, Kabupaten Jayapura 9 orang dan Kabupaten Jayawijaya 19 orang.

“Kami apresiasi yang luar biasa kepada Pemkab Biak dan petugas kesehatan di RSUD Biak yang sudah bekerja keras sehingga ada 20 pasien yang sembuh,” ucapnya.

Artikel Terkait

Tren Kasus Covid-19 Papua Menurun, Belum Ditemukan Kasus Omicron

Bams

Kadin Serahkan Satu Set Generator Oksigen ke RSUD Wamena

Bams

Satgas Covid-19 Perketat Pintu Masuk ke Papua

Bams

Pemprov Papua Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat Soal PPKM Mikro

Bams

Panglima TNI Berikan Bantuan Tabung Oksigen dan Ribuan Alkes Pada Masyarakat Papua

Jems

Pekan Vaksinasi Covid-19 Menuju PON XX Papua

Bams

RSUD Jayapura Produksi Oksigen Medis

Bams

Jelang PON, Papua Tutup Akses Udara dan Laut

Bams

Kasus Covid-19 Meningkat, Papua Pertimbangkan Lockdown

Bams