Pasific Pos.com
Pendidikan & Kesehatan

Pasien RSUD Jayapura Keluhkan Beli Obat di Luar Rumah Sakit

JAYAPURA,- Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura menindaklanjuti laporan pasien cuci darah yang dibebankan untuk membeli obat diluar rumah sakit.

Plt Direktur RSUD Jayapura, Anggiat Situmorang, terang dia kepada pers via telepon selulernya, Rabu (4/7) mengatakan, sudah memerintahkan wakil direktur bidang pelayanan untuk mengumpulkan bagian farmasi, BPJS serta dokter yang melakukan penanganan, guna mencari kebenaran mengenai laporan pasien tersebut.

“saya sudah terima laporan itu. Bahkan Ombudsman sudah berkunjung ke RSUD Jayapura. Sudah ada diskusi antara Ombudsman dengan manajemen rumah sakit, namun yang pasti kita sedang mengumpulkan bukti-bukti mengenai laporan tersebut,” ujarnya.

dikatakan, prinsipnya RSUD Jayapura tidak membenarkan seorang pasien BPJS atau Kartu Papua Sehat (KPS) dibebankan pembelian obat diluar rumah sakit. Sebab jika stok obat di rumah sakit tak ada, maka mestinya pihak farmasi di rumah sakit lah yang mencari penggantinya di luar.

“Bukan sebaliknya pasien yang dibebankan pembelian obat. Karena kan pasien BPJS dan KPS ini sudah dijamin biaya pengobatannya oleh pemerintah,” terang dia.

Oleh karena itu, jika laporan itu benar-benar terbukti maka oknum tersebut dipastikan akan mendapat sanksi.
“kita masih kumpulkan dulu laporan semuanya lalu mencari siapa dan bagaimana kesalahan itu bisa terjadi. Kita masih teliti dulu, yang jelas sudah saya perintahkan untuk ditindaklanjuti laporan seperti ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Papua menyebut RSUD Jayapura membebankan kurang lebih 100 pasien cuci darah cuci darah untuk membeli obat diluar rumah sakit.

Kepala Ombudsman RI Papua Iwanggin Oliv Sabar mengatakan rata-rata pasien pemegang kartu BPJS dan KPS ini diminta membeli sendiri cairan NaC1, heparin injeksi, recormon/hemapo injeksi, serta sol cart B.

“Pihak rumah sakit beralasan obat yang akan dipakai habis sehingga pasien diminta membeli diluar,” sebutnya.