Pasific Pos.com
Papua Selatan

Pasca Lebaran Harga Daging Sapi Masih Tinggi

MERAUKE,ARAFURA,-Pasca lebaran harga daging sapi masih melonjak dengan angka yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan kenaikan yang terjadi pada tahun lalu. Saat ini untuk daging sapi masih dengan harga 120.000/kg padahal sebelum lebaran hanya 90.000.

Ditambah lagi sempat terjadi aksi mogok dari pedagang daging sehingga harga ikut melonjak. Sedangkan untuk daging rusa sebelum lebaran hanya 60.000 dan pasca lebaran melonjak menjadi 80.000. Kustaria salah seorang pedagang mengemukakan, meskipun harga daging sapi tengah melonjak namun masih banyak pelanggannya yang datang membeli karena memang sangat membutuhkan.

Ia sendiri membeli daging sapi dari pihak langsung yang melakukan pemotongan. Kustaria mengaku saat lebaran stok daging sapi yang ia jual sangat laris namun pasca lebaran memang mulai berkurang karena lebih banyak yang mencari daging rusa. Khusus daging ayam potong hanya naik 5.000 saja sehingga yang biasanya ia jual 40.000 sekarang menjadi 45.000/kg.

Wanita yang mengelola Kios Kurnia ini mengungkapkan bahwa tidak hanya daging sapi namun kebutuhan pokok lainnya juga masih tinggi. Contohnya saja harga lombok dimana sebelum lebaran masih berkisar 50.000-70.000 namun pasca lebaran naik menjadi 80.000, 90.000-100.000.

Adapun yang menjadi faktor penyebab selain cuaca juga karena petani memang tidak memetik serta ditambah lagi dengan adanya aktifitas pengiriman dari luar. Jeruk nipis juga mengalami kenaikan yang awalnya hanya 25.000/kg naik menjadi 40.000.

“Nampaknya kenaikan yang terjadi tahun ini benar-benar signifikan dan sangat berbeda jika dibandingkan dengan tahun lalu dimana harga masih bisa dijangkau karena kenaikannya masih wajar,”ujar Kustaria saat ditemui ARAFURA News di kiosnya, Senin (21/6) lalu.