Pasific Pos.com
Olahraga

Papua Usulkan Peparnas XVI Dimajukan

Peparnas XVI Dimajukan
Peparnas Papua

JAYAPURA – Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas telah memutuskan menunda pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang semula dijadwalkan 20 Oktober-2 November 2020 ditunda menjadi bulan Oktober tahun 2021.

Dengan penundaan PON tentu Pekan Paralimpiade Nasional (Papernas) 2020 di Papua juga mengalami penundaan tahun 2021.

Namun, Panitia Besar (PB) Peparnas Papua mengusulkan agar pelaksanaan Peparnas XVI dapat dilaksanakan sebelum penyelenggaraan PON XX tahun 2021.

Hal itu disampaikan Sekretaris Umum II PB Peparnas Papua, Timotius Matuan kepada pers di Jayapura, Senin, 29 Juni 2020.

“Memang umumnya Peparnas kerap dilaksanakan usai pelaksanaan PON. Tapi di Papua, kami mengusulkan agar event Peparnas bisa dilaksanakan sebelum PON, dengan demikian, event ini dapat menjadi acuan atau test event bagi panitia PON,” ujarnya.

Ia mengatakan, hingga saat ini belum ada kegiatan olahraga yang di gelar di Papua sebagai test event bagi panitia PON. Sebab, Popnas dan Peparpenas Papua tahun 2019 yang harusnya menjadi test event bagi panitia PON justru dipindahkan ke Jakarta.

“Kami saat ini siapkan SK, kemudian kita akan ajukan RKA untuk tahun 2020 dan 2021, kami berharap Peparnas bisa dilaksanakan lebih awal, mungkin bulan Agustus bisa dilaksanakan kemudian Oktober dilaksanakan PON,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua NPC Papua, Hj Jaya Kusuma menuturkan, sepanjang sarana dan prasarana, SDM dan pembiayaan tersedia, NPC Papua tetap siap bila Peparnas dilaksanakan lebih awal.

“Kalau NPC Papua prinsipnya harus komunikasi dengan NPC pusat, dan NPC seluruh Indonesia. Jika kita mau maju memang satu hal yang baru, suatu langkah yang maju bila kita mau dahulukan,” ucap Jaya Kusuma.

“Kita masih punya waktu 1 tahun lebih, jika memang dilaksanakan lebih awal, bisa di bulan Agustus atau September, tidak masalah, sepanjang sarana dan prasarana dan pembiayaan tersedia tidak ada masalah,” tambahnya.

Artikel Terkait

Sukseskan Peparnas XVI, Panitia Gelar Rapat Perdana

Bams