Pasific Pos.com
Headline

Papua Minta Bantuan Tenaga Medis Dari Jakarta

Jayapura, – Pemerintah Provinsi Papua meminta bantuan kepada Ketua Gugus Tugas Covid-19 Nasional dan Menteri Kesehatan untuk mengirimkan tenaga kesehatan, yang dapat membantu penanganan virus corona.

Asisten II Sekda Papua, M. Musaad mengatakan, telah berkoodinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Nasional, karena Papua kekurangan dokter yang menanggulangi pandemi ini.

‘’Banyak tenaga medis kita yang terpapar virus corona, sehingga kita sudah minta bantuan ke Jakarta untuk mengirimkan tenaga relawan ke Papua,’’ ujarnya

Dikatakan, relawan Covid-19 yang mendaftar sudah dua ribu lebih, sehingga kita minta dikirim ke Papua, dan relawan ini siap ditempatkan dimana saja. ‘’Relawan Covid-19 ini banyak, mereka siap dan jika diperintahkan mereka siap datang ke Papua,’’ katanya.

Musaad mengakui bahwa pemerintah Papua meminta bantuan ke Jakarta terkait tambahan tenaga medis. Menurutnya hal itu akan membantu tugas, dan mengurangi beban tenaga medis yang ada di Papua.

‘’Kita akui petugas medis kita banyak terpapar Covid1-9 bahkan kewalahan menangani pasien corona, yang terus bertambah banyak,’’ ucapnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua, dr. Silwanus Sumule menuturkan, sebanyak 140 Tenaga Kesehatan di Papua saat ini terpapar Virus Corona.

Ironisnya, salah satu yang menyebabkan mereka terinfeksi Covid-19 karena pasien yang mereka layani tidak jujur menceritakan fakta sebenernya ketika dilakukan pemeriksaan.

Lanjut Sumule, situasi ini memberikan peringatan kepada semua stakeholder bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Sumule mengakui, meski para tenaga medis telah mengikuti protokol kesehatan dalam menangani pasien, seperti menggunakan APD, tetapi faktor kelelahan kerapkali membuat hal itu tidak diindahkan.

“Kalau bilang jenuh, pasti jenuh, mulai dari tanggal 17 Maret 2020 sampai sekarang, fokusnya hanya itu saja, sehingga lelah, jenuh muncul dan itu sangat manusiawi,” jelasnya.

Artikel Terkait

Wagub : Tak Taat Protokol Kesehatan, Calon Kepala Daerah Didiskualifikasi Saja

Bams

Bupati se Papua Diminta Terbitkan Perbup Disiplin Protokol Kesehatan

Bams

Pegawai Terpapar Corona, Kantor Bappeda Papua Ditutup

Bams

Kemenkes Turunkan Tim, Pantau penanganan Corona di Papua

Bams

PMI Papua Terus Berupaya Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Bams

Polres Waropen Akan Lebih Pertekat Protkes

Afrans

Tindak Lanjuti Inpres No.6, Pemda Waropen Gelar Rapat Internal

Afrans

Alami Defisit, Proyek Besar di Papua Ditunda

Bams

Pemuda Papua Jadi Agen Perubahan Covid-19

Bams