Pasific Pos.com
Olahraga

Papua Kumpulkan 8 Medali di Test Event APG 2018

 

JAYAPURA,- Kontingen NPC Papua memborong enam medali di hari terakhir Test Event APG 2018 di Stadion Madya gelora Bung Karno Jakarta.

Enam tambahan medali kontingen Papua datang dari cabang olahraga renang melalui perenang andalan Budiman. Jouwe, Karel. Yarisetouw dan Max Mara.

Dengan penambahan 6 medali menggenapi jumlah medali yang diperoleh Papua, setelah sebelum atletik 2 medali perunggu, kali ini dicabor renang 3 medali perak, dan 3 medali perunggu. Sehingga Papua meraih 8 medali yakni 3 medali perak dan 5 medali perunggu.

Dihari pertama cabang olahraga (cabor) renang, Minggu, (01/07) Budiman Jouwe sukses meraih satu medali perak di nomor 100 meter gaya dada putra klasifikasi S9 dengan cacatan waktu terbaik 1.33.60 detik, kalah dari perenang milik Indonesia Zulkarnaen dan Putra Yuda perenang asal Jambi.

Karel. Yarisetouw yang turun di dua nomor berbeda masing-masing meraih dua medali perunggu, dinomor 100 meter gaya dada klasifikasi S12/13 putra dengan cacatan waktu terbaik 1.33.45 detik kalah dari dua perenang Indonesia yang juga asal dari Papua, Merianus. Yowei dan Manaser. Numberi, sedangkan Max T. Mara dan Karel. Yarisetouw turun bersama dinomor 50 gaya bebas S12 hanya meraih medali perak dan perunggu dibawah perenang Indonesia Melianus. Yowei.

Dipertandingan hari kedua, Senin (02/07) pagi kemarin. Max T. Mara dan Karel. Yarisetouw kembali tampil gemilang dengan meraih medali perak cacatan waktu 29.82 detik dan perunggu catatan waktu 32.43 detik dinomor yang sama 100 meter gaya bebas klasifikasi S12 lagi di bawah perenang Indonesia Melianus. Yowei yang meraih medali emas keduanya.

Pelatih Renang NPC Papua Johan Karubaba mengaku cukup puas dengan hasil yang didapatkan atletnya, pasalnya untuk persiapan jelang test event sangat singkat.

“Persiapan cuma 2 minggu tapi mereka main bagus, kami bersyukur meski satu atlet tidak lolos klasifikasi tapi tiga atlet lainnya bisa masuk diklasifikasi internasional, ujar Johan kepada awak media di Stadion Aquatic GBK Jakarta.

Disinggung persiapan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke-16 tahun 2020 di Papua, pihaknya mengungkapkan waktu yang tinggal setengah tahun dapat mencari lebih banyak atlet dibeberapa cabor, sehingga dengan ivent APG 2018 menjadi patokan dalam menyiapkan atlet berprestasi.

“Jadikan ivent ini sebagai acuan kami nanti di Peparnas, karena saat ini provinsi lainnya memiliki atlet yang bisa dibilang mumpuni diberbagai cabor. Apalagi cabor yang tidak ada atlet kita itu harus direkrut dan dicari, kemudian lakukan pemusatan latihan,” katanya.

Sementara itu Ketua Umum NPC Papua H. Jaya Kusuma saat dikonfirmasi mengatakan hasil dari test event yang diikuti oleh ketujuh atletnya akan di evaluasi, sehingga kedepan menghadapi Peparnas maupun Peparpenas di Papua dapat sukses prestasi maupun penyelenggaraan.

“Tentu ini menjadi catatan kami sebagai pengurus, hasil yang didapatkan atlet juga menjadi perhatian kami dalam mempersiapkan atlet di dua ajang nasional Peparpenas 2019 dan Peparnas 2020. Kita sebagai tuan rumah harus bisa meriah prestasi terbaik di ajang itu,” tegasnya.

Kusuma mengaku persiapan atlet yang diturunkan itu sangat singkat, namun pihaknya tetap memberikan apresiasi tinggi atas prestasi terbaik yang ditunjukkan.

“Persiapan mereka memang singkat, karena mendadak juga pemanggilan atlet. Tapi dari hasil 2 medali dari cabor atletik dan 6 medali dari renang cukup membanggakan, dan terima kasih kepada mereka yang sudah berjuang,” ujarnya.

Dirinya mengharapkan ivent ini menjadi pengalaman bagi atletnya untuk berlatih mempersiapkan diri jelang dua ivent di Papua, apalagi ivent di Jakarta itu tidak mudah. Pasalnya atlet Papua bisa bertanding langsung dengan atlet pelatnas Indonesia, itu sebagai kebanggan bagi mereka.

“Jangan pernah berhenti untuk berlatih, apalagi atlet yang masih muda punya potensi untuk lebih lagi berprestasi dan menjadi tetap mereka aset kita kedepan untuk Papua. Diharapkan pelatih juga dapat melatih mereka dengan fokus, kita tuan rumah dua ivent nasional jadi lebih memperhatikan, sebab dalam waktu dekat kita akan lakukan pemusatan latihan,” tutupnya.