Menu

Line 1

Custom Search

Warga Setuju Dibangun Mall, Tapi Memperhatikan Limbah

  • Ditulis oleh Super User
Penilaian: Rating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star Blank / 0
TerburukTerbaik 

Manokwari, – Warga di RT 02/RW 05 Kelurahan Manokwari Barat, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, pada prinsipnya mendukung rencana pembangunan mall di Jl. Yos Sudarso, Manokwari.
Simon Tata, Ketua RT 02/RW 05, menuturkan, secara pribadi, dia dan sebagian warga di sekitar lokasi, menyetujui pembangunan mall dan tidak ada masalah dengan rencana tersebut.


"Mungkin seluruh masyarakat tidak keberatan dengan pembangunan mall tersebut, karena tidak mengganggu masyarakat. Kami setuju dengan mall yang sedang dalam tahap pemancangan tiang," ungkap Simon Tata yang ditemui Tabura Pos di kediamannya, Selasa (9/5).
Ia mengaku, saat peresmian pemancangan tiang perdana, dirinya selaku ketua lingkungan di RT 02/RW 05 diundang, termasuk acara itu dihadiri Bupati Manokwari, Demas P. Mandacan. Menurutnya, jika Bupati sudah menyetujui pembangunan mall, maka dengan sendirinya, warga juga akan ikut setuju.
Dikatakan Simon Tata, pihaknya tidak merasa keberatan soal pembangunan mall, karena untuk memperindah Kota Manokwari yang juga ibu kota Provinsi Papua Barat agar bisa melayani masyarakat pada umumnya dan masyarakat dari luar yang ingin berbelanja.
"Karena, kita masih ketinggalan dengan Sorong yang sudah punya mall, ada berapa itu. Sedangkan ibu kota provinsi perlu ada, karena untuk melayani semua masyarakat, baik dari dalam maupun dari luar Papua dan untuk mengangkat nama provinsi ini, ya salah satunya dengan mall tersebut," papar Simon Tata.
Meski demikian, Simon Tata mengatakan, yang dikeluhkan warga tentang pembangunan mall ini terkait dampak negatifnya, yakni berubahnya air sumur warga. Dulu, ungkap Simon Tata, warga merasa tertipu, karena dijanjikan bahwa pembuangan limbah akan dikelola baik dan tidak dibuang sembarangan.
"Sampai saat ini, limbahnya akan tercium jika masuk ke situ, baunya mengganggu. Apalagi septi tank yang berada di bawah itu, merembes ke sumur-sumur masyarakat. Ini salah satu kendala yang selalu dikeluhkan warga," beber Simon Tata.
Ia mengaku terkait persoalan itu, dirinya selaku Ketua RT sudah menyampaikan ke pimpinan hotel. Dirinya menjelaskan, ada satu hal lagi yang diminta warga, yakni tentang persediaan air bersih, jangan sampai warga ribut dan bentrok dengan pihak hotel nanti.
"Masyarakat ini hidup dengan air rembesan, jadi pasti masyarakat akan kena dampaknya dan limbah hotel yang dikatakan akan dikelola dan seterusnya begitu, nyatanya tidak," tambahnya.
Ditambahkan Simon Tata, apalagi nanti dengan pembangunan mall berlantai 5, pasti mempunyai banyak WC. "Inilah yang kami minta agar mereka pikirkan dengan baik, sehingga tidak ada keributan di kemudian hari," ujar Simon Tata.
Diutarakan Simon tata, warga di sekitar hanya minta ada pasokan air bersih dan pembangunan mall hanya sampai batas yang sudah ditetapkan.
"Kalau soal air, kami di lingkungan RT 02/RW 05 ini tidak ada persediaan air bersih sama sekali dari PDAM sampai sekarang. Apalagi dengan adanya City Mall ini, pasti akan memberikan dampak buruk dan air bersih saja yang kami minta," pungkas Simon Tata. [CR42-R1]

  • No comments found

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
Info for bonus Review bet365 here.