Menu

Line 1

Custom Search

Warga Madu Raja Tidak Menyangka Istri Almarhum Dalang di Balik Pembunuhan

  • Ditulis oleh Super User
Penilaian: Rating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star Blank / 0
TerburukTerbaik 

Manokwari,- Misteri pembunuhan H. Abdul Hakim Hafid, pemilik warung Coto Makassar di Pasar Wosi, Manokwari, 9 April 2017 lalu, akhirnya berhasil diungkap pihak kepolisian, Senin (8/5).
Dalam rilisnya, pihak kepolisian menyebut, pelaku pembunuhan berinisial AY dan yang diduga kuat sudah direncanakan bersama istri korban berinisial JR.


Beragam tanggapan pun dilontarkan warga. Ketua RT 04/RW 06, Kompleks Madu Raja, Wosi, Manokwari, Dariyanto memberikan apresiasi terhadap pihak kepolisian yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan almarhum, H. Abdul Hakim Hafid.
"Secara pribadi saya katakan, kasus yang menimpa almarhum, H. Abdul Hakim Hafid merupakan kasus yang terasa sangat menyedihkan dan sangat disayangkan," kata Dariyanto yang ditemui Tabura Pos di kediamannya, Kompleks Madu Raja, Pasar Wosi, Manokwari, Selasa (9/5).
Diungkapkan Dariyanto, almarhum adalah teman baiknya, bersama-sama berkecimpung dalam kegiatan keagamaan dan menjadi bendahara masjid.
"Di mata masyarakat Kompleks Madu Raja, Pasar Wosi, almarhum adalah seseorang yang baik, rajin sholat, pendiam, murah senyum, dan ringan tangan untuk memberi," kenang Dariyanto sembari menitikkan air mata.
Ditanya tentang peristiwa pembunuhan almarhum yang diduga kuat didalangi sang istri korban, Dariyanto mengaku sangat tidak menyangka soal keterlibatan istri almarhum. Dariyanto mengatakan, istri almarhum juga salah satu bendahara pengajian di masjid.
Dariyanto mengungkapkan, sebelum kejadian, RT 04/RW 06 Kompleks Madu Raja, Pasar Wosi belum mengadakan kegiatan ronda malam, tetapi sejak kejadian itu, warga sekarang melakukan ronda malam untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali.
"Dampaknya nanti kita sendiri yang rasakan. Malam ini kita yang menjaga, besoknya kita yang dijaga," tutur Dariyanto.
Meski demikian, Dariyanto berharap ke depan pihak kepolisian bisa mem-back up kegiatan ronda malam yang sudah dilakukan warga di Kompleks Madu Raja.
Secara terpisah, Koordinator Umum Asosiasi Pedagang Pasar Wosi (Aspepasi), Manokwari, Hamin Husain menuturkan, pihaknya memberi apresiasi terhadap kinerja pihak kepolisian, dalam hal ini, Polda Papua Barat dan Polres Manokwari yang berhasil mengungkap misteri di balik pembunuhan almarhum.
Selain itu, Husain berharap pihak kepolisian dapat melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan itu, sehingga alur kasus pembunuhan oleh pelaku bisa diketahui secara jelas, terutama kronologis kejadiannya.
Husain menambahkan, dirinya tidak tahu apa sebenarnya masalah yang selama ini terjadi di antara almarhum dan istrinya, tetapi yang jelas, ia sangat menyayangkan kasus pembunuhan ini.
"Kami tidak tahu apa masalah dalam rumah tangga mereka, tetapi secara logika, sangat disayangkan yang dilakukan pelaku," ujar Husain kepada Tabura Pos di tempat jualannya, Pasar Wosi, kemarin.
Diakui Husain, warga Kompleks Madu Raja, Pasar Wosi, sangat terpukul pasca-kejadian pembunuhan almarhum. Ia mengatakan, di mata masyarakat, almarhum adalah sosok yang baik.
"Jadi teringat saat kita main bulu tangkis, pas kami sudah capek, almarhum siapkan kita minum dan memberikan makanan berupa kue dan roti dengan sendirinya tanpa diminta," kenang Husain.
Dengan kepergian almarhum, lanjut dia, tentu menjadi sebuah kehilangan besar bagi warga di Kompleks Madu Raja dan pedagang di Pasar Wosi.
Ditambahkannya, untuk mengantisipasi kejadian serupa, warga di Kompleks Madu Raja sudah melakukan kegiatan ronda malam.
"Saya pikir kalau ronda malam ini bisa bertahan dan berjalan selamanya. Kami harap bisa di-back up dari kepolisian. Patroli bisa sesekali masuk lalu lihat kondisi di Kompleks Madu Raja, sekaligus memberikan kami strategi tentang tata cara pengamanan yang baik," harapnya.
Di samping itu, ia mengimbau masyarakat di Pasar Wosi agar setiap ada permasalahan yang dihadapi bisa diselesaikan secara baik. "Pertimbangan berupa saran dan masukkan yang bersifat tidak baik, jangan dilakukan," ujar Husain menutup perbincangan. [CR40-R1]

  • No comments found

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
Info for bonus Review bet365 here.