Pasific Pos.com
Papua Tengah

Panwaslu Nabire Belum Temukan Pelanggaran Pilgub Papua

NABIRE – Pihak penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) tingkat Kabupaten Nabire dalam hal ini Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Nabire belum menemukan hingga menerima laporan dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur atau biasa disebut Pilgub Papua tahun 2018 ini.

Ketua Panwaslu Kabupaten Nabire, Adriana Sahempa, S.PAK, ketika ditemui awak media ini sore kemarin mengatakan, hingga dua hari pencoblosan Pilgub Papua 2018 di Nabire belum ada temuan menyangkut pelanggaran pelaksanaan demokrasi 5 tahun ini, meskipun ia mengakui berkurangnya partisipasi pemilih kali ini.

Adriana menyebutkan, ketika ada dugaan pelanggaran tentunya nanti akan dilihat persoalannya yang ada di lapangan. Itu kata dia, saat menjawab awak media saat ditanyai kemungkinan adanya pelanggaran dalam pelaksanaan Pilgub tahun ini.

“Ya ketika ada laporan ataupun pastinya ditemukan pelanggaran Pilgub pihaknya akan memprosesnya, ketika itu ada. Hal itu, seperti ada laporan seorang warga yang menemukan surat undangan (C6) dari tempat lain. Ini kita juga masih menunggu dan melihat laporannya serta tentunya melihat bukti yang ada,” ujarnya.

Pada prinsipnya, Adriana Sahempa selaku Ketua Panwaslu Kabupaten Nabire melihat pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua kali ini berjalan aman dan lancar. Menyangkut soal menurunnya partisipasi dan animo masyarakat selaku pemilih masih akan dipelajari dan tentunya hal itu menjadi pelajaran yang berarti dalam pelaksanaan Pemilu kedepan, khususnya bagi pihak panitia pengawas nantinya. (wan)