Panpel Persipura Minta Maaf atas Kericuhan di Stadion Lukas Enembe
Jayapura,- Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persipura Jayapura, Alberto Itaar, menyampaikan permohonan maaf atas kericuhan yang terjadi usai pertandingan Persipura vs Adhyaksa FC Banten, pada 8 Mei 2026.
Dalam keterangannya, Minggu malam, Alberto mengaku kecewa dengan insiden tersebut, meskipun pihak panitia telah menjalankan seluruh tahapan pertandingan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Ia menegaskan, jalannya laga sendiri berlangsung aman dan lancar hingga wasit meniup peluit panjang.
“Saya kecewa, tetapi kami sudah berupaya maksimal. Seluruh pertandingan berjalan sesuai SOP dan dapat selesai dengan aman dan damai,” ujarnya.
Namun demikian, situasi berubah setelah pertandingan berakhir. Kericuhan pecah atas ketidakpuasan supporter yang berujung pada tindakan perusakan serta pembakaran kendaraan diluar stadion.
“Atas nama panitia, kami menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut,” kata Alberto.
Ia juga memastikan bahwa hingga saat ini pihak panitia terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menangani dampak dari insiden tersebut.
“Kami masih terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait kejadian ini,” tambahnya.
Panpel berharap situasi dapat segera kondusif dan mengimbau seluruh masyarakat serta suporter untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban.
