Pasific Pos.com
Kriminal

Panik, Seorang Pria Tewas Terbentur Usai Lompat dari Truk

Jayapura,– Nasib naas menimpah Amos Bone (30) warga Kenyam kabupaten Nduga, yang tewas lantaran kepalanya terbentur batu saat meloncat dari mobil truk tumpangannya yang mogok di jalan jalan trans batas batu – Kenyam , Kamis (22/2/18).

Korban meinggal di tempat kejadian perkara sebelum mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setempat lantaran luka cukup parah di bagian kepala korban.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM.Kamal, mengungkapkan, kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia kini masih dalam penanganan Polsubsektor Nduga.

“Pengemudi berinisial DS sudah diamankan beserta barang bukti mobil truk yang ditumpangi korban Amos di Polsubsektor setempat untuk proses penyidikan lebih lanjut,” jelasnya, Jumat (23/2/18) siang.

Kata Kamal, kejadian tersebut terjadi ketika pengemudi mobil Darma Silalahi dari Perusahaan PT. Brantas Adippraya menuju ke lokasi kerja jembatan di kali Arwana, namun setibanya di Jembatan Nogolait korban menumpang mobil yang dikendari oleh Darma Silalahi.

Lanjut Kamal setibanya di jalan trans batas batu- Kenyam truk yang dikemudikan Darma Silalahi mengalami kerusakan, Trobel Stik As truk patah sehingga tidak dapat lagi dikendalikan dan korban Amos Bone melompat dari atas truk karena ketakutan yang mengakibatkan kepala korban terbentur di batu hingga korban meninggal dunia di TKP.

“Pada saat mengalami kerusakan mobil kembali mundur dengan kencang karena posisi kerusakan di atas tanjakan, sehingga korban panik dan lompat dari mobil, namun sudah beberapa kali saksi berteriak agar korban jangan melompat dari mobil dan tetap diam di bak mobil, namun korban tetap lompat yang mengakibatkan korban terbentur dan meninggal,” jelasnya.