Pasific Pos.com
Papua Selatan

Pangdivif 2 Menilai Kinerja Prajurit Perbatasan Sudah Optimal

MERAUKE,ARAFURA,-Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P, M.Si, M.Tr (Han) mengemukakan bahwa pihaknya memiliki kewajiban untuk melakukan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan operasi dari satuan-satuan yang sedang bertugas di Papua. Salah satunya adalah Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad guna memastikan bahwa satuan penugasan ini dalam kondisi yang baik dan optimal. “Dari 9 pos yang saya cek , saya bisa menyimpulkan bahwa anggota Satgas yang ada masih berjalan baik dan mampu mendukung tugas-tugas yang diberikan,”ujarnya kepada wartawan di Swiss-Belhotel belum lama ini.

Ia meminta agar prajurit yang ada selain melaksanakan tugas pengamanan di perbatasan, juga tetap fokus dengan melaksanakan operasi teritorial dengan didukung operasi intelijen dan operasi tempur. Artinya, operasi teritorial menjadi operasi yang utama, salah satu yang menjadi penjabarannya adalah pembinaan teritorial di wilayah. Mengenai hal ini sudah ia tekankan kepada seluruh prajurit untuk melanjutkan semua hal yang bersifat positif, seperti melaksanakan pengobatan masal, mempertebal semangat nasionalisme kepada generasi muda di perbatasan bahkan melatih warga bagaimana bercocok tanam.

Ia juga menyinggung tentang kerukunan umat beragama di daerah ini yang menurutnya sangat terjalin dengan baik. Ia menilai Kabupaten Merauke sebagai miniatur Indonesia dimana kehidupan berbangsa dan bernegara begitu erat terjalin. Lebih lanjut ia mengungkapkan, prajurit di perbatasan juga pro aktif dalam membantu penegakan hukum dan mencegah terjadinya pelanggaran lintas batas. Beberapa aksi penyelundupan berhasil digagalkan, antara lain ganja, gelembung ikan serta melakukan sweeping miras yang tidak memiliki surat resmi. Saat ditanyakan tentang jumlah personil yang bertugas di perbatasan, menurutnya sudah sangat memadai begitu pula fasilitas dan sarana yang tersedia di pos-pos.