Pasific Pos.com
Info Papua

Pangdam : Stabilitas Papua Dalam Kondisi Kondusif

Jayapura, – Secara umum stabilitas wilayah Papua saat ini dalam kondisi yang kondusif. “Saya katakan kondusif karena segenap perangkat pemerintahan tetap tegak berwibawa, mampu melakukan tugas dan fungsinya serta kegiatan kemasyarakatan dapat berjalan lancar,” demikian dikatakan Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Enaldus Supit dihadapan para tokoh tokoh agama , suku dan masyarakat se tanah Papua di Makodam, Rabu (28/2).

Lebih lanjut dikatakan, terciptanya stabilitas wilayah ini, sesungguhnya bukan hanya karena tugas aparat TNI – Polri saja, akan tetapi peran serta seluruh elemen bangsa, baik tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, aparatur pemerintah maupun masyarakat Papua sendiri yang peduli atas terwujudnya rasa aman dan nyaman di lingkungannya.

“Saya memberi apresiasi positif atas peran dan keterlibatan aktif tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan seluruh lapisan masyarakat lainnya, yang telah membantu aparat menjaga kondisi aman dan mendukung pembangunan di wilayah Papua ini. mari tetap satu langkah dalam mewujudkan Papua tanah yang damai. Janganlah mudah terhasut, terprovokasi oleh ajakan yang mengingkari kasih Tuhan karena sejatinya kita semua bersaudara,” ujar Pangdam.

Dikatakannya dalam perspektif kultural, masyarakat Papua pada umumnya cinta damai. Dalam kehidupan sehari-hari hubungan antar tokoh maupun antar pemuka agama bisa berlangsung dengan baik, maka tidak diragukan lagi tokoh masyarakat adalah panutan / teladan bagi masyarakat Papua.

“Saya mengajak mari kita pertahankan kerukunan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan memegang teguh Pancasila sebagai dasar negara, menjunjung tinggi bhinneka tunggal ika dan mensosialisasikan kesadaran bela negara dan wawasan kebangsaan kepada segenap komponen bangsa di wilayah Papua,” ujarnya.

Pangdam juga mengingatkan bahwa di tahun 2018 ini, akan dilaksanakan pilkada serentak ditingkat provinsi dan di tujuh kabupaten, termasuk juga di Jayapura.

Pilkada merupakan salah satu wujud implementasi dari pelaksanaan demokrasi di Indonesia untuk memilih pemimpin yang baik dan berkualitas dalam rangka melanjutkan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengharapkan pelaksanaan pilkada serentak di wilayah Papua dapat berlangsung aman, nyaman dan menggembirakan, bukan pilkada yang menegangkan bahkan menimbulkan korban yang sia-sia,” ujar Pangdam seraya berpesan.

Pangdam berharap pertemuan ini juga dapat dimanfaatkan untuk sharing dan memberikan saran serta masukan berkaitan dengan pilkada serentak, agar provinsi Papua aman dan kondusif. mari kita bersama-sama berkomitmen untuk mensukseskan pesta demokrasi tahun 2018 di tanah Papua. Pertemuan ini diikuti 400 tokoh tokoh dari seluruh kabupaten-kabupaten yang ada di tanah Papua.