Pasific Pos.com
Papua Barat

Pangdam Harapkan RS-AD Layani Pasien Rujukan

Manokwari, TP – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjend TNI Joppye O. Wayangkau mengatakan, proses pembangunan Rumah Sakit Angkatan Darat (RS-AD) Papua Barat yang berlokasi di Distrik Warmare hingga kini telah memasuki tahap pematangan lahan.

“Harapannya dalam perubahan anggaran nanti, ada alokasi yang diperuntuk untuk proses pembangunan, saya sudah ajukan,” ungkap Pangdam kepada para wartawan di Mako Kodam XVIII/Kasuari, Kamis (5/7).

Meski demikian, lanjut dia, semuanya menjadi keputusan dari Mabes TNI di pusat, kalau pun disetujui maka secara bertahap pembangunan bisa dilakukan.

Pangdam membeberkan, RS-AD yang saat ini dibangun merupakan RS-AD tingkat II, sehingga proses pelayanan bukan hanya untuk Prajurit Kodam XVIII/Kasuari tetapi juga diperuntukan untuk melauyani masyarakat Papua Barat.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala Kesehatan Angkatan Darat di Jakarta supaya diajukan, kalau bisa RS-AD ini dibangun dengan fasilitas yang memadai serta delengkapi dokter ahli, sehingga diharapkan bisa melayani pasien rujukan dari RS lainnya yang ada di Papua Barat,” ujar Pangdam.

Menurut Jenderal Bintang 2 ini, proses pembangunan RS-AD tersebut akan dikebut sehingga paling lambat 1 atau 2 tahun kedepan sudah bisa digunakan.

Disinggung mengenai pembangunan Kompi Raider, Pangdam mengaku proses pembangunan sementara berjalan untuk Markas Bataliyon, lapangan tembak dan barak. [BOM]