Pasific Pos.com
Lintas Daerah

Panen Perdana Spot Peternakan Ayam Ras Satgas Binmas Noken Papua di Timika

Mimika,- Satuan Tugas Pembinaan Masyarakat (Satgas Binmas) Noken Polri, Selasa (3/7) melakukan panen perdana 1000 ekor ayam kampung super. Panen ayam kampung super yang dipusatkan di Kompleks Irigasi, Kelurahan Timika Indah, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua merupakan bagian dari program implementasi Polri, dalam pemberdayaan masyarakat.

Panen perdana ayam kampung super Binmas Noken Polri sendiri, ditandai dengan penyerahan empat potong ayam yang dilakukan oleh Brigjen Pol Herry R Nahak selaku kepala satgas papua kepada salah satu warga masyarakat. Yang disaksikan Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto, Dandim 1710 Mimika, Letkol Inf Windarto, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Mimika Yosefin Sampelino, dan tamu undangan lainnya.

Brigjen Pol Herry R Nahak mengatakan, Satgas binmas noken dibentuk oleh Kapolri untuk melakukan beberapa program kepada masyarakat yang memiliki program pemberdayaan masyarakat, baik itu melalui peternakan, pertanian, dan yang lainnya.

“Satgas Binmas Noken dibentuk untuk memberdayaan masyarakat. Dalam arti, mencoba menarik masyarakat untuk melakukan hal-hal yang bisa berguna bagi pengembangan kehidupan. Sehingga kedepannya, masyarakat ini bisa menjadi lebih berkualitas,” katanya.

Salah satu program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Satgas Binmas Noken adalah “Budi Daya Ayam Kampung Super”. Program ini merupakan pengembangan sekaligus contoh, yang bisa dikembangkan oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan, tidak butuh waktu lama budi daya ini bisa menghasilkan ayam-ayam yang berkualitas.

“Karena program ini untuk pemberdayaan masyarakat. Maka sebelum menyerahkannya kepada warga binaan, kami memberikan contoh. Dengan contoh ini, diharapkan bisa memotivasi masyarakat untuk mengembangkan diri lewat peternakan ayam. Dan kami sudah membangun ternak ayam di tujuh titik,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pada budi daya ini, pihaknya mendirikan kandang ayam pada dua bulan lalu. Dan mendatangkan ayam kampung super dari Yogyakarta.

Dikatakan ayam kampung super, ini karena perkawinan antara ayam kampung dan ayam ras. Sehingga menghasilkan kualitas ayam yang baik. Ini terlihat sejak umur ayam 0 hari sampai 64 hari, berat ayam sudah mencapai 1,1 kilogram.

“Kurang lebih dua bulan saja, ayam cepat berkembang dengan berat mencapai 1,1 kilogram. Ini merupakan potensi yang bisa dikembangkan oleh masyarakat,” kata Brigjen Herry.

Kenapa berpotensi? Kata dia, kalau di Mimika ada 10 peternak ayam kampung super, dengan kapasitas kandang 1000 ekor. Maka setiap dua bulan sekali akan ada panen seperti ini. Dengan demikian, hasil dari peternakan ini bisa mensuplai kebutuhan masyarakat di Mimika, bahkan bisa diperuntukkan kepada PT Freeport Indonesia.

“Dengan melihat potensi tersebut, maka dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak, untuk merangkul masyarakat dalam sebuah wadah atau koperasi. Sehingga bisa menjadikan Mimika ini menyuplai ayam kampung untuk seluruh daerah di Papua dan daerah lain,” ungkapnya.