Pasific Pos.com
Info Papua

Ombudsman Papua Ingin Masyarakat Bangun Budaya Melapor

 

JAYAPURA – Jika mengetahui ada lembaga pemerintahan yang memberikan pelayanan buruk atau diskriminatif, masyarakat harus melaporkannya.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Papua, Iwanggin Sabar Olif mengatakan hal tersebut sesuai dengan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik.

“Motto kami melapor itu baik, untuk kepentingan yang terlapor dan yang melaporkan,” kata Olif di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (26/6/18).

Dengan budaya melapor, kata Olif untuk kebaikan bersama agar lembaga pemerintahan lebih baik lagi melakukan pelayanan publik untuk kepentingan masyarakat.

“Masyarakat jangan tidak peduli sama kejadian-kejadian disekitarnya, ada tempat untuk mengadukan pelayanan yang tidak memuaskan,” kata Olif.

Untuk itu, Ombudsman RI Perwakilan Papua gencar melakukan sosialisasi kepasa masyarakat bahwa betapabpentingnya bila menumbuhkam budaya melapor.

“Namun, setiap laporan ada standar operasional prosedur yaitu melalui verifikasi, apakah termaksud maladministrasi atau tidak,” kata Olif.

Disinggung laporan pengaduan masyarakat dari Januari-Juni 2018, kata Olif sudah ada 80, yang di dominasi penyimpangan prosedur dan penyalahgunaan wewenang.