Menu

Line 1

Custom Search

JANGAN SIA-SIAKAN KESEMPATAN

  • Ditulis oleh Super User
Penilaian: Rating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star BlankRating Star Blank / 0
TerburukTerbaik 

NICO DIMO

 

Oleh. Nico Dimo


PARA penyerang mudah Persipura yang sudah menjadi pemain Persipura harus diingatkan,  bahwa bermain dalam tim sebesar Persipura bukan datang gabung tapi meninggalkan kualitas.
Ingat sejak dulu hingga kini Persipura itu tim yang ber "Merk" dijual harganya mahal,  "merk" nya adalah " Mutiara Hitam" diakui se Indonesia karena  "kualitas"nya,  harus bisa dicermati dan dihayati serta dimiliki oleh setiap pemain mudah yang kini berada dalam skuad Persipura.


Persipura itu membawa jatidiri dan aurah kehidupan setiap orang Papua,  semangat juang tim,  selalu berlebel "Jatidiri" apa itu.. Ya kualitas.
Jadi ketika anda pemain mudah masuk dan bergabung dan telah menjadi pemain Persipura, karena anda selaku pemain mudah sudah dianggap memiliki kualitas,  karena itu harus mampu berbuat untuk menjaga yang namanya " Merk" atau nama besar ini.
Kekalahan Persipura 0 - 1 dari tim Semen Padang sangat jelas karena para pemain mudah persipura meninggalkan nama "Merk" atau kualitas,  bermain penuh semangat, namun untuk menjebol gawang lawan dalam waktu 2 x 45 menit para pemain mudah lupa bahwa tim yang mereka belah punya kualitas yang berlebel mahal,  tapi pemain mudah kadang menghadirkan egois dan egoi indifidu.
Tim dipimpin kaka Boaz pemain dengan lebel dan merk yang sangat berkualitas,  termasuk beberapa nama pemain senior,  sebut saja,  dibawah gawang Yoo Jae Hoon,  dibekang ada Ricardo Salampessy dan Tinus Pae serta Yohanis Tjoe juga Ruben Sanadi sementara dilapangan tengah ada kaka Ian Luis Kabes dan kaka Boaz Salosa.
Tentu mereka memiliki bukan saja berpengalaman, tapi memiliki kualitas bermain yang tetap dengan ukuran nilai jual yang tinggi karena itu, mereka sering ditakuti lawan, nama mereka menjadi daya dobrak yang sudah mereka persembahkan demi mengangkat harkat dan martabat orang Papua lewat sepak terjang mereka bersama persipura yang mereka bela dilapangan hijau.
Tentu pertabdingan saat menghadapu PSP Padang dan kalah 0 - 1 secara permainan babak I didomibasi Persipura begitupun pada babak kedua,  namun penampilan beberapa pemain mudah disektor lini depan terkesan ingin menonjolkan diri,  sehingga meninggal kab kualitas tim dan akhirnya tak banyak mampu berbuat, sebaliknya moment ini dicuri balik tim lawan untuk membobol gawang Yoo Joe Hoon.
Nama seperti Osvaldo Hay adalah calon pemain mudah masa depan Persipura,  juga Marinus Wanewar dan Briska Womsiwor,  tentu kita bergarap tidak bermain tanpa tujuan akhir,  egoisme disertai ingin dipuji lalu meninggal kualitas adalah hal yang merusak sebuah tujuan akhir.
Pemain Persipura itu sekali lagi punya kualitas bermain dari dulu sampai sekarang,  jika pemain yang bergabung ke tim ini harus paham,  jika anda pemain mudah ingin tetap untuk dusebut sebagai oahlawan lapangan hijau bersama nama besar Persipura maka lakukan sesuai karakter dan merk atau kualitas yang tidak dimiliki tim lain seperti tim persipura Jayapura.
Olvaldo harus meninggalkan ego individunya, dia punya kecepatan dia punya dribel bola yang baik,  punya skill bola kontrol dan reaksi meliwati lawan dengan bola sangat sempurna.. Tetapi jika tidak bersinergi dalam membangun kerjasama untuk sebuah gol penentu tim,  sama saja saat itu anda dianggap pembuat malapetaka.
Satu hal yang harus diingatkan kepada para pemain depan persipura,  bahwa beberapa pemain belakang atau pertahanan mereka rentang cedera, sehingga setiap peluang didepan gawang lawan harus dimaksimalkan dengan baik.  Inilah catatan kami,  semoga didengar dan menjadi masukan untuk semua pemain dan para pelatih.. Bravoo Persipura.

  • No comments found

Leave your comments

Post comment as a guest

0
Your comments are subjected to administrator's moderation.
terms and condition.
Info for bonus Review bet365 here.