Pasific Pos.com
Kota Jayapura

Mulai Besok Pasar Sentral Hamadi Dan TPI Ditutup Sementara

Pasar Hamadi Dan TPI Ditutup
Rapat koordinasi Tim Gugus Tugas C-19 Kota Jayapura, Senin (11/5).

JAYAPURA,- Pemerintah Kota Jayapura akan menutup Pasar Sentral Hamadi dan Tempat Pelelangan Ikan Hamadi mulai besok Selasa (12/5). Penutupan sementara ini dilakukan setelah 10 orang penjual ikan positif terpapar Covid-19 berdasarkan hasil tes Swab. Selain Pasar Hamadi, juga akan melakukan penutupan sementara atau karantina di sejumlah wilayah tertentu, yang tingkat penyebaran Covid-19 cukup signifikan.

Ketua Gugus Tugas C-19 Kota Jayapura, Rustan Saru menegaskan, wilayah yang ditutup sementara antara lain pasar sentral Hamadi, pasar Ikan Hamadi dan karantina wilayah Hamadi Rawa I, Hamadi Rawa II termasuk Hamadi Pontong, SMA IV .

“Tadi kita sudah rapat dan besok pagi kita akan ke lokasi masing-masing titik untuk melakukan penutupan,” ujar Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura, Rustan, usai rapat koordinasi Senin (11/5).

Lebih lanjut dikatakannya di wilayah yang mengalami karantina ada 2.228 Kepala Keluarga (KK) atau kurang lebih 8.237 jiwa. “Diminta kerjasamanya, untuk memberikan akses kepada petugas kita untuk melakukan pendataan secara optimal dan memberikan identitas yang jelas karena akan dilakukan rapid test secara menyeluruh,” ujarnya.

“Saya harap warga tidak boleh keluar dari lokasi yang kita tutup baik motor, mobil tidak boleh lewat. Kita akan jaga 1×24 jam. Bila sudah tutup kita rapid test bersih maka dengan cepat akan kita buka. Untuk itu mari membantu pemerintah,”ujarnya.

Dikatakannya pula, sebagai konsekwensi karantina wilayah Pemkot Jayapura akan memberikan sembako kepada waarga yang dikarantina.”Setiap KK akan mendapat bantuan tentu dengan data yang lengkap dengan data kartu tanda penduduk, tempat tinggalnya,” tegasnya

Dijelaskannya pula bila saat rapid test ada warga yang positif akan langsung dibawa. “Akan dikarantina di Hotel Sahid Entrop selama dua minggu, bila sudah sehat akan kita kembalikan kepada keluarga,”ujarnya.

Artikel Terkait

Bupati se Papua Diminta Terbitkan Perbup Disiplin Protokol Kesehatan

Bams

Pegawai Terpapar Corona, Kantor Bappeda Papua Ditutup

Bams

Kemenkes Turunkan Tim, Pantau penanganan Corona di Papua

Bams

PMI Papua Terus Berupaya Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Bams

Polres Waropen Akan Lebih Pertekat Protkes

Afrans

Tindak Lanjuti Inpres No.6, Pemda Waropen Gelar Rapat Internal

Afrans

Alami Defisit, Proyek Besar di Papua Ditunda

Bams

Pemuda Papua Jadi Agen Perubahan Covid-19

Bams

Kantor Pemerintahan di Papua Harus Bebas Dari Covid-19

Bams