Pasific Pos.com
Lintas Daerah

Mubes Maranarauni Waren ke-2, Marthinus Serarawani Terpilih Sebagai Ketua

Botawa, – Melalui Musyawarah Besar (Mubes) ke-2 Masyarakat Adat Maranarauni Waren Kabupaten Waropen untuk pemilihan Ketua Suku Besar Kerukunan Masyarakat Adat Maranarauni secara langsung dan demokratis, Marthinus Serarawani terpilih sebagai Ketua Suku Besar Maranarauni periode 2018-2023.

Mubes yang dilaksanakan di gedung pertemuan Waren pekan kemarin dengan tema, “Membangun kerukunan dengan menjaga kearifan lokal Maranarauni Waren guna mewujudkan pembangunan masyararakat Waropen yang bersatu, Mandiri, dan Sejahtera”.

Bupati melalui Wakilnya Hendrik Woonatorey, S.Sos hadir membuka acara tersebut menekankan agar ketua terpilih dapat menjadi mitra pemerintah.

“Pemerintah harapkan agar ketua terpilih dapat melakukan evaluasi, Program dan tujuan, di samping itu organisasi Adat ini sebagai mitra Pemerintah di daerah ini, dan memberikan kontribusi karena banyak anak adat Maranarauni yang menduduki jabatan di Pemerintahan saat ini”. ujar Wakil Bupati.

Sementara itu, Ketua Kerukunan terpilih Masyarakat Adat Maranarauni Waren, Marthinus Serarawani, mengatakan bahwa terpilihnya dia sebagai ketua Kerukunan mempunyai satu tekad untuk mempersatukan masyarakat bukan hanya dari sisi kampung adat, tetapi juga dari sisi kampung pemerintah.

“Saya tahu saya masih muda, tetapi Tuhan punya rencana untuk saya, maka saya tidak pernah takut dan gentar menjalankann tugas dan tanggung jawab ini, perbedaaan itu adalah biasa, karena perbedaan adalah bagian dari kekuatan yang ketika bersatu, itu menjadi kekuatan yang luar biasa”. katanya.

Lanjutnya, ada tiga program yang akan dilakukan selama kepemimpinannya seperti; jangka pendek dengan melakukan koordinasi organisasi untuk mengisi struktur lengkap guna menunjang kelancaran proses organisasi, membantu melaksanakan tugas rutin yang berkaitan dengan penataan hak ulayat dengan penelusuran aset-aset suku yang selama ini belum terdata dengan baik, dan menginfentarisir warga masyarakat adat untuk menjadi data yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan.

Untuk Program Jangka menengah dikatakan bahwa akan melihat bagaimana membangun mitra kerja dengan Pemerintah untuk memperhatikan hal-hal yang sampai saat ini belum dilakukan dalam hal ini, tempat atau sekertariat sebagai wadah untuk berkumpul membicarakan terkait dengan masalah-masalah adat dari keluarga besar masyarakat Maranarauni Waren.

Sedangkan jangka panjang akan melihat hal-hal yang berkaitan dengan aset bergerak maupun tidak bergerak yang sementara masih ada di bawah kendali Pemerintah Kepulauan Yapen, sehingga ini bisa diselesaikan dalam bentuk serah terima Personil, Pendanaan, Prasarana, Sarana, dan Dokumen (P3D). Untuk itu selaku Ketua terpilih akan membangun kerja sama dengan Pemda Waropen untuk melihat sejauh mana kejelasan aset-aset tersebut agar serah terima P3D terlaksana.

“Sebelum melaksanakan program-program tersebut, yang paling mendasar untuk menjadi perhatian adalah Suku Besar Kerukunan Masyarakat Adat Maranarauni Waren, karena dengan jelasnya di mata publik tempat yang digunakan untuk organisasi ini sebagai wadah pertemuan, maka itu pertanda bahwa kita sudah siap untuk menjalankan organisasi ini, walaupun masih banyak kendala tetapi saya percaya dengan dukungan seluruh masyarakat adat semua bisa berjalan dengan baik”. harapnya. (af)