Pasific Pos.com
Papua Barat

Muat Material, Bak Truk Harus Ditutup

Manokwari, TP – Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan turun lapangan untuk mensosialisasikan intruksi Bupati kepada pengemudi angkutan barang di beberapa titik dalam kota Manokwari, Jumat (23/2).

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan Alberth Simatupang mengatakan, sosialisasi instruksi Bupati Manokwari bernomor 188.5/96 tertanggal 30 Januari 2018 tentang penertiban angkutan barang material tanah, tanah timbunan, batu, pasir, sirtu dan aspal di Kabupaten Manokwari.

Sosialisasi dilakukan dibeberapa titik diantaranya di lampu merah Sanggeng, lampu merah Makalo, lampu merah Haji Bauw, dan Jalan Baru.

Simatupang menjelaskan maksud sosialisasi dilakukan untuk menertibkan kendaraan truk yang mengangkut tanah atau yang berkategori galian C.

Sebab, kata dia selama ini truk pengangkut galian C tidak menggunakan penutup, sehingga banyak material yang berjatuhan dan berhamburan ke badan jalan sehingga terlihat kotor dan juga rawan kecelakaan bagi pengguna kendaraan lain dibelakangnya.

“Hari ini kita melaksanakan sosialisasi sesuai surat instruksi bupati Manokwari untuk memberi peringatan berupa himbauan kepada pengemudi angkutan barang untuk memperhatikan surat bupati tersebut dan jangan sampai terulang lagi,” kata Simatupang kepada wartawan di Jl Baru.

Setelah sosialisasi Simatupang berharap seluruh pengemudi truck dapat menjaga kebersihan dan ketertiban kota Manokwari dengan menggunakan penutup.

Ia menambahkan sosialisasi hanya dilaksanakan 1 hari saja, dan 30 hari kedepan, pihaknya akan bekerjasama dengan Polantas Manokwari melakukan penindakan bagi pengemudi yang melanggar.

Pantauan Tabura Pos, dalam sosialisasi itu sejumlah pegawai Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan membagikan selembar instruksi Bupati.

Instruksi itu berisi agar kendaraan yang mengangkut material tanah, tanah timbunan, batu, pasir, sirtu dan aspal agar menutup bak/angkutan secara rapat dan aman agar tidak terhambur atau tumpah di jalan. Sehingga tidak merugikan pengguna jalan dan menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan sesuai uu no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan (pasal 105).

Apabila terjadi tumpahan material yang dimaksud, pengemudi harus bertanggungjawab membersihkan dan apabila instruksi tidak diindahkan bisa dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. [SDR-R3]