Pasific Pos.com
Sosial & Politik

Masyarakat Perbatasan Bungkus Suara Untuk Paslon Markum- Malen

Paslon Markum-Malen
Pasalon Bupati dan Wakil Bupati Keerom MUH Markum- Malensius Musui saat dikukuhkan sebagai anak adat asli Keerom, pada Rabu (28/10).

KEEROM, – Masyarakat Arso Timur Kabupaten Keerom yang merupakan daerah perbatasan RI-PNG, menyatakan sikap dukungan mereka kepada pasangan Calon bupati dan wakil bupati Markum- Malen (MAMA) pada Pilkada 9 Desember Tahun 2020 mendatang.

Pernyataan sikap ini disampaikan pada saat kampanye terbatas paslon MAMA di tiga Kampung wilayah perbatasan, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Rabu (28/10).

Ketiga kampung di wilayah perbatasan itu yakni, Kampung Kibay, Kampung Yetti dan Kampung Pikere. Bukti itu disampaikan melalui penyerahakan sikap surat pernyataan dukungan yang ditanda tangani seluruh masyarakat kepada Markum- Malen (MAMA) di 9 Desember Tahun 2020.

Calon Wakil Bupati Keerom, Malensius Musui yang merupakan Anak Asli Keerom dari perbatasan mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat asli Keerom khususnya yang ada diwilayah perbatasan yang telah memberikan dukungan penuh kepada pasangan Markum- Malen (MAMA) di Pilkada Bupati dan Wakil Bupati 9 Desember Tahun 2020 mendatang.

“Saya maju sebagai wakil Bupati Keerom dan sebagai anak asli Keerom di wilayah perbatasan untuk perwakilan masyarakat asli Keerom. dari tiga bahasa yang memiliki kekuasaan tanah adat disini mulai dari Manem, Menaggih dan Hopih suaranya saya ikat semua (BUNGKUS),” ungkap Malen.

Untuk itu, dari anak adat asli Keerom yang ada diwilayah perbatasan siap maju untuk memimpin Keerom.

“Kenapa anak web bisa maju, anak waris bisa maju, kenapa kita tidak bisa. Makanya Pilkada Tahun 2020 anak asli Keerom dari wilayah perbatasan siap maju dan masyarakat wilayah perbatasan harus memberikan dukungan kepada kami,” ujarnya.

Oleh kerana itu diharapkan kepada seluruh masyarakat yang ada diwilayah perbatasan tetap satu barisan untuk memenangkan pasangan calon (Paslon) Markum- Malen (MAMA) di 9 Desember Tahun 2020 mendatang.

“Dari 9 Kampung wilayah Distrik Arso Timur, suara perbatasan bungkus untuk MAMA,”tegas Malen.

Sementara Calon Bupati Keerom, Muh. Markum mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat adat asli Keerom yang berada diwilayah perbatasan yang telah memberikan dukungannya kepada pasangan calon (Paslon) nomor urut 1 Markum- Malen (MAMA) pada Pilkada 9 Desember Tahun 2020 mendatang.

“Jadi kami mengingatkan kepada masyarakat perbatasan agar pada tanggal 9 Desember Tahun 2020 coblos nomor urut 1, pilih nomor urut 1,” pesan Markum dihadapan masyarakat perbatasan.

Ia menambahkan, karena dengan pasangan Markum- Malen (MAMA) bisa memperjuangkan hak- hak masyarakat asli Keerom yang berada diwilayah perbatasan.

“Apalagi Malensius Musui relah meninggalkan jabatan sebagai ASN Keerom untuk kepentingan masyarakat Keerom,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Kunker, Wagub Pantau Kesiapan Pilkada Serentak 2020 di Keerom

Bams

Pilkada Semakin Dekat, Begini Pesan Pjs Bupati Keerom

Bams

Masyarakat Walma dan Skamto Nyatakan Sikap Bungkus Suara Untuk MAMA

Tiara

Pjs Bupati Keerom : Pilkada Harus Sukses dan Sehat

Bams

Keluarkan Surat Edaran, Pjs Bupati Keerom Ingatkan Netralitas ASN

Bams

Ciptakan Pilkada Aman, KPU Keerom Gelar Deklarasi Damai

Bams

Pasangan MAMA : Masyarakat Keerom Jangan Ragu-Ragu Pilih Nomor 1

Tiara

Masyarakat Pegubin di Keerom, 100 Persen Berikan Hak Suara Kepada Pasangan MAMA

Tiara

Ketua Tim Koalisi SEHATI Minta Doa Restu Masyarakat Keerom Pilih Kembali Markum-Malen

Tiara